Bontang

KPU Bontang Gelar Pleno Tingkat Kota, Suara Basri-Najirah Ungguli Neni-Joni

Kaltimtoday.co, Bontang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang menggelar rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat kota pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Rabu (16/12/2020). Diselenggarakan di Ballroom Hotel Bintang Sintuk, pleno kali ini turut dihadiri Anggota Bawaslu, PPK di setiap kecamatan, Panwaslu Kecamatan dan saksi dari setiap pasangan calon (paslon) sebagai peserta.

Dalam pleno tingkat kota ini, diketahui hasil rekapitulasi suara sama dengan saat pleno saat di tingkat kecamatan beberapa waktu lalu. Dimana, pasangan Basri-Najirah unggul dengan perolehan 45.164 suara. Sementara pasangan Neni-Joni memperoleh 40.792 suara, selisih 4.372 suara.

Baca juga:  Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kutai Timur, Tuntut Lembaga Pengawas Jaga Netralitas

Ketua KPU Bontang, Erwin mengatakan, pelaksanaan pleno tingkat kota kali ini secara umum berjalan dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah berjalan lancar, sempat ada keluhan saat pleno. Namun, itu dinamika pleno dan dinilai masih normatif,” terang Erwin.

Hasil pleno tingkat kota Bontang itupun, selanjutnya sudah ditetapkan melalui penandatanganan berita acara. Mengingat, tak ada perubahan dari hasil pleno tingkat kecamatan dan tingkat kota.

“Selisihnya masih sama 4 ribuan suara, atau sekira 5 persen,” imbuhnya.

Tahapan selanjutnya kata dia, akan menunggu penetapan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

”Jika selama 7 hari paling lambat tidak ada gugatan, maka selanjutnya kami akan melakukan pleno penetapan pemenang,” tuturnya.

Baca juga:  KPU Bontang Gelar Rekapitulasi Suara Tingkat Kecamatan, Target Selesai Dua Hari

Selain itu, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Erwin menyambut, jika angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada kali ini mengalami peningkatan dari Pilkada sebelumnya, meskipun belum bisa mencapai target nasional. Dari yang sebelumnya 62,28 persen, naik menjadi 70,79 persen.

“Bontang menempati urutan ketiga tingkat partisipasi di Kaltim setelah Mahulu dengan partisipasi 75 persen dan Kutai Barat sebanyak 72 persen,” tandasnya.

[RIR | NON | ADV KPU] 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close