Bontang

KPU Bontang Nyatakan Berkas Calon Pengganti yang Diserahkan Basri-Najirah Sah dan Lengkap

Kaltimtoday.co, Bontang – Tahapan penyerahan dokumen persyaratan pencalonan pasangan calon (Paslon) dan syarat calon pengganti digelar pada Rabu (7/10/2020) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Bontang. Basri Rase pun hadir didampingi calon pasangan pengganti almarhum Adi Darma, yakni Najirah, yang tak lain merupakan istri almarhum.

Ketua KPU Bontang, Erwin menyatakan, rangkaian proses penyerahan dokumen calon pengganti sudah dilakukan verifikasi dan dinyatakan sah dan lengkap.

Baca juga:  KPU Bontang Buka Perekrutan KPPS, Butuh 2.625 Orang

“Besok kami akan melakukan beberapa rangkaian proses dari dokumen yang ada,” jelas Erwin saat menggelar konferensi pers usai menerima dokumen dari Basri-Najirah.

Pasangan calon pengganti akan melaksanakan rangkaian tahapan selanjutnya, yakni pemeriksaan kesehatan di RS AM Parikesit Kukar yang dilaksanakan, Kamis(8/10/2020).

Erwin menyebut, saat menerima berkas calon pengganti hanya dihadiri 3 komisioner. Meskipun hanya 3 komisioner, Erwin menyebut sudah terpenuhi, karena dua komisioner sedang dinas di KPU Provinsi Kaltim untuk rapat koordinasi.

Ketua tim pemenangan Adi-Basri, Maming mengatakan, pihak PDI-P Bontang mengusung kader PDI-P, awalnya Almarhum Adi Darma jadi kader, kedua ibu Najirah juga jadi kader PDI-P. Maka, untuk penggantian diberikan kesempatan kepada keluarga dulu.

Setelah berdiskusi sesuai arahan DPP partai, ibu Najirah bersedia. Begitupun anak almarhum, Ferza.

“Sehingga PDI-P dan PKB menyetujui, Pak Basri sebagai calon wali kota dan ibu Najirah menjadi calon wakil wali kota,” ujar Maming.

Setelah mendengar aspirasi masyarakat, mereka juga menyetujui, sehingga Basri Rase menjadi wali kota dan Bu Najirah jadi wakil wali kota Bontang.

“Hari ini resmi kami serahkan berkas calon pengganti dan Alhamdulillah lengkap,” kata Maming.

Baca juga:  Pertahankan Properda Emas Lima Tahun Berturut-turut, Pupuk Kaltim Komitmen Lebih Peduli Lingkungan

Sementara itu, Najirah menyatakan, yang menjadi motivasi dan semangat kuat dirinya menggantikan almarhum suaminya dalam kontestasi politik ialah, meneruskan cita-cita dan impian almarhum.

“Cita-cita yang sangat mulia dimana beliau ingin berbuat untuk masyarakat Bontang dan ingin menyejahterakan Kota Bontang,” pungkasnya.

[RIR | NON | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close