Bontang

Lansia Terlantar, Dissos-PM Bontang Gerak Cepat Telusuri Keluarganya

Kaltimtoday.co, Bontang – Salah satu pekerja sosial (Peksos) di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Bontang mendapat informasi adanya orang lanjut usia (lansia) yang terlantar di wilayah RT 12, Kelurahan Loktuan.

Lansia tersebut hanya tinggal di ruangan sempit, tanpa alas apapun. Hanya ada tikar seukuran tubuhnya sebagai alas duduk. Bahkan di sekelilingnya masih terdapat batu bata merah yang berserakan.

Baca juga:  Dissos-PM Apresiasi Bantuan dari BAZNAS Bontang

Ruangan tersebut pun menempel pada dinding rumah lain yang disekat oleh seng dan dekat dengan kandang ayam.

Kasi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Dissos-PM Bontang, Suratmi mengatakan pihaknya mendapat informasi lansia yang tak terurus oleh pihak keluarganya. Dia tinggal di dekat kandang ayam dan belum diketahui namanya.

“Lansia tersebut berbahasa Bugis, sementara kami tidak ada yang mengerti bahasa Bugis, jadi harus ada penerjemah, karena bapak itu tidak mengerti bahasa Indonesia,” jelas Suratmi.

Karena sulit diajak komunikasi, maka belum bisa dilakukan penanganan seperti kebutuhan klien, mengingat belum adanya identitas.

Potret ruangan yang ditinggali oleh lania yang terlantar di RT 12, Kelurahan Loktuan, Bontang

“Tapi kalau memang terlantar bisa dirujuk ke Panti Jompo di Samarinda,” ujarnya.

Suratmi juga mendapat informasi jika lansia tersebut masih memiliki keluarga. Namun, tidak diurus karena suka buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) sembarangan.

“Lansia itu juga tak memiliki kartu keluarga, jadi kami kesulitan identifikasi identitasnya,” imbuhnya.

Baca juga:  Santunan Pasien Covid-19 yang Meninggal, Dissos-PM Bontang Hanya Koordinir Data

Namun, lanjut Suratmi, pihaknya akan melacak identitas lansia tersebut. Jika belum rekam biometrik akan dikoordinasikan dengan Disdukcapil Bontang.

“Insya Allah dengan bersinergi bisa diketahui identitasnya dan dilayani dengan mendapat pendampingan sosial,” pungkasnya.

[RIR | NON | ADV DISSOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close