Bontang

Lapas Bontang Gelar Razia dan Tes Urin Dadakan

Kaltimtoday.co, Bontang – Lapas Kelas II A Bontang menggelar razia gabungan terhadap seluruh warga binaan dan tes urin secara dadakan bagi para petugas Lapas. Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lapas Bontang.

Sebelum razia dan tes urin digelar, Lapas dan BNNK Bontang melakukan penandatanganan MoU serta fakta integritas, wujud sinergitas pemberantasan narkotika.

Baca juga:  Puisi Haru Siswa Pesisir tentang Virus Corona

Kalapas Kelas II A Bontang, Ronny mengungkapkan, untuk mencegah peredaran narkotika di Lapas Bontang, terlebih dahulu dia tunjukkan dari para petugas Lapas. Dimana, seluruh petugas Lapas harus bersih dari narkotika. Oleh karenanya, pihak Lapas dan BNNK Bontang melakukan tes urin dadakan kepada 86 pegawai Lapas.

“Kami ingin berikan contoh kepada warga binaan, sebelum mencegah di warga binaan, kami (para petugas, Red) harus bersih dari narkoba lebih dulu,” ujarnya, Kamis (17/9/2020).

Usai tes urin, razia gabungan pun digelar di Lapas Bontang. Pihak Lapas Bontang melibatkan unsur TNI-Polri dan BNNK Bontang.

“Hasil tes urin semua negatif, dan razia pun tidak ada temuan. Semoga dengan MoU ini sinergitas antara Lapas dan BNNK Bontang semakin baik, terutama dalam bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkotika di Lapas,” ungkap Ronny.

Baca juga:  3 Kepala Daerah di Kaltim Disemprot Mendagri karena Langgar Protokol Covid-19

Plh Kepala BNNK Bontang I Made Sukajana mengapresiasi kegiatan yang digelar Lapas Bontang. Dimana, kegiatan tes urin dan razia dilakukan secara terbuka. Sehingga bisa meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat untuk pencegahan narkotika di Lapas.

“Ini juga sebagai pembinaan bagi warga binaan yang sedang menjalani hukuman, agar ia tak lagi mengulangi perbuatannya saat keluar Lapas, dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

[RIR | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker