Kukar

Lapas Tenggarong Komitmen Wujudkan Warga Binaan Bebas Handphone dan Narkoba

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dalam rangka mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bebas handphone, pungli dan narkoba (Halinar) terhadap warga binaan. Lapas Kelas IIA Tenggarong melaksanakan razia rutin sebanyak 4 kamar hunian secara acak, Selasa (30/03/2021).

Kegiatan dipimpin langsung Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Halif Shodiqulamin bersama Kepala Kesatuan Pengamana Lapas, Ade Hari Setiawan. Hal ini sebagai tindak lanjut surat Kepala Devisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kaltim tentang tindak lanjut hasil konsultasi teknis pemasyarakatan beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Soal Pasar Ramadhan Dimasa Pandemi, Sekda Kukar: Masih Didiskusikan

“Ini merupakan kegiatan rutin setiap minggu yang dilakukan oleh jajaran pengamanan, sekaligus menindaklanjuti surat dari kepala divisi pemasyarakatan Kemenkumham Kaltim” ujar Ade sapaan akrabnya.

Saat razia, pihaknya menemukan beberapa benda yang dilarang seperti kabel listrik, pisau cutter yang dimodifikasi, dan beberapa alat listrik yang tidak sesuai dengan peruntukkannya.

Baca juga:  April-Juni, Listrik Pascabayar dan Prabayar Diskon 50 Persen

Kendati, selama triwulan I di 2021, Lapas Tenggarong telah melaksanakan sebanyak 14 kali razia.

Secara terpisah, Kasi Adm Kamtib menambahkan, razia salah satu langkah deteksi dini pencegahan supaya kedepan tidak ada ganguan keamanan yang tidak diharapkan di Lapas.

“Sekaligus komitmen nyata dari seluruh jajaran Lapas Tenggarong dalam mewujudkan pemasyarakatan maju”. papar Halif.

Baca juga:  April-Juni, Listrik Pascabayar dan Prabayar Diskon 50 Persen

Ditempat berbeda, Kalapas Kelas IIA Tenggarong menegaskan, tidak ada ruang bagi petugas untuk terlibat peredaran narkoba di dalam lapas. Jadi jangan coba-coba bermain karena pasti akan ketahuan juga.

“Baru terindikasi saja, saya selaku pimpinan akan mengambil langkah preventif dan tegas. tandasnya.

[SUP | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker