Daerah

Lestarikan Budaya Daerah, PPU Buka Formasi CASN untuk Guru Bahasa Dayak Paser

Suara Network — Kaltim Today 07 Mei 2024 09:31
Lestarikan Budaya Daerah, PPU Buka Formasi CASN untuk Guru Bahasa Dayak Paser
Ilustrasi. (Dok. BKAD)

Kaltimtoday.co, Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) membuka lowongan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk tahun 2024, dengan fokus pada formasi guru bahasa Dayak Paser.

Langkah ini diambil untuk mengatasi kekurangan guru bahasa Dayak Paser di jenjang SD dan SMP, serta mendukung pelestarian budaya Dayak Paser. 

"Kami masih kekurangan guru di jenjang SD dan SMP, khususnya untuk guru bahasa Dayak Paser," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) PPU, Andi Singkemu. 

Kebutuhan guru bahasa Dayak Paser semakin mendesak seiring dengan diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 2/2017 tentang Pelestarian dan Perlindungan Adat Paser, yang menjadikan bahasa Dayak Paser sebagai muatan kurikulum lokal.

"Pemerintah kabupaten ingin melestarikan adat budaya adat Dayak Paser," jelas Andi Singkemu.

Pemenuhan kebutuhan guru bahasa Dayak Paser dilakukan secara bertahap melalui penerimaan CASN. Pada tahun 2024, Pemkab PPU mendapatkan alokasi formasi CASN untuk 142 tenaga pendidik, termasuk guru bahasa Dayak Paser.

Jumlah formasi CASN yang terbatas ini menjadi kendala tersendiri bagi Pemkab PPU dalam memenuhi kebutuhan guru secara keseluruhan.

"Pemerintah daerah kalau mengajukan kuota atau jatah formasi CASN harus sesuai kemampuan keuangan daerah," terang Andi Singkemu.

Pemkab PPU berharap dengan adanya dana insentif dari pemerintah pusat sebagai daerah mitra ibu kota negara baru (IKN) Nusantara, mereka dapat merekrut lebih banyak guru bahasa Dayak Paser di masa depan.

Lowongan CASN untuk guru bahasa Dayak Paser di PPU ini menjadi peluang bagi para sarjana pendidikan yang ingin berkontribusi dalam pelestarian budaya Dayak Paser.

Pendaftaran CASN PPU 2024 akan segera dibuka. Siapkan diri Anda untuk menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Dayak Paser, ya!

[RWT]

Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp 



Berita Lainnya