Kukar

Lestarikan Olahraga Tradisional, Dispora Kukar Bakal Kerjasama dengan Disdikbud

Kaltimtoday.co, Tenggarong — Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) berupaya menjaga dan melestarikan olahraga tradisional (oltra).

Pasalnya, di tengah kemajuan teknologi terutama smartphone, permainan tradisional yang menjadi budaya sejak dulu secara perlahan mulai ditinggalkan. Keberadaan gadget dengan berbagai permainan online banyak diminati kalangan remaja.

Baca juga:  15 Desa di Muara Kaman Gelar Pilkades Serentak, Camat Tegaskan Panitia Tidak Boleh Memihak 

Tentunya menjadi tantangan tersendiri, bagaimana oltra bisa terus dilestarikan. Salah satunya memperkenalkan dengan sasaran pelajar tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Dispora Kukar bakal menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

“Sehingga bisa diimplementasikan di SD dan SMP,” kata Kadispora Kukar, Aji Ali Husni, Senin (20/6/2022).

Menurutnya, Oltra tidak perlu membeli peralatan yang mahal karena alatnya sederhana dan mudah dapat. Kemudian tak perlu membangun gedung, ada lapangan yang luas dapat memainkan berbagai olahraga tradisional.

Baca juga:  Transformasi Digital Administrasi, Pemkab Kukar Gelar Sosialisasi Tanda Tangan Elektronik

Disamping itu, kelebihannya yaitu mengenal satu sama lain dan membangum kebersamaan karena berinteraksi langsung.

“Kalau di game online mereka tidak saling bertemu tapi kalau ini mereka langsung berinteraksi,” jelasnya.

Ali menerangkan, olahraga ini juga berada dibawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kukar. Jadi, ada kejuaraan-kejuaraan yang dipertandingkan hingga skala nasional.

Baca juga:  DPRD Sahkan APBD Kukar 2022 Rp5,2 Triliun

Sementara Ketua Kormi Kukar, Lukman berharap, olahraga tradisional bisa masuk dalam kurikulum muatan lokal di masing-masing sekolah. Tujuannya supaya bisa terus berkembang dan mencari bibit-bibit potensi di setiap kecamatan.

Apalagi ada stigma pergeseran yang dulunya mainan tradisional sekarang banyak beralih main gadget. Jadi, harus dilestarikan.

“Olahraga itu tidak hanya melihat prestasi, tapi ada hal-hal nilai budaya yang harus kami kembangkan. Hampir seluruh Indonesia itu sudah hampir tinggi geliat olahraga tradisional,” tutupnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker