Kaltim
Lubang Tambang Tak Kunjung Ditutup, Mahasiswa Unmul Beri Kartu Kuning ke Menteri LHK dan Gubernur Kaltim

Kaltimtoday.co, Samarinda - Sejumlah mahasiswa Unmul memberikan kartu kuning terhadap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Gubernur Kaltim Isran Noor. Dilakukan mahasiswa usai orasi ilmiah yang disampaikan Siti Nurbaya dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis Unmul ke-60 di Gor 27 September, Senin (27/9/2022).
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Garuda Mulawarman menyampaikan, masih banyak pekerjaan rumah terkait lingkungan yang belum dituntaskan. Misal, ribuan lubang bekas tambang di Kaltim yang belum ditutup. Bahkan menyebabkan puluhan korban meninggal di kolam bekas tambang.
"Kami juga mencatat berdasarkan data Jatam ada 149 lubang bekas tambang di kawasan IKN yang belum ditutup. Jangan sampai nanti ditutup dengan menggunakan kas negara, padahal itu tanggungjawab perusahaan," kata Juru Bicara Aliansi Garuda Mulawarman, Aqwam Naufal Fadlullah.
Mahasiswa dari Fakultas Pertanian Unmul itu berharap Menteri LHK Siti Nurbaya dan Gubernur Kaltim Isran Noor menindaklanjuti peringatan "kartu kuning" yang diberikan. Supaya lebih serius menangani masalah lingkungan di Kaltim.
"Pencemaran di Sungai Mahakam juga parah yang mengakibatkan hewan ikonik Kaltim Pesut Mahakam terancam punah," tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga mendesak agar pemerintah pusat dan daerah serius merevitalisasi lahan-lahan bekas tambang di Kaltim dan mengembalikannya menjadi lahan pertanian dan kehutanan.
[TOS]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- KPK Undur Batas Akhir LHKPN 2024 hingga 11 April 2025 karena Libur Idulfitri
- Tiga “THR” dari Gubernur Kaltim untuk Masyarakat: Pemutihan Pajak, Tiket Wisata Gratis, dan Sewa Kios Nol Rupiah
- Kurangi Kepadatan Hunian Rutan, 11 WBP Samarinda Bebas Bersyarat Jelang Hari Raya Idulfitri 2025
- Dinilai Janggal, PUPR Rincikan Proyek Rehabilitasi Gedung DPRD Kaltim Senilai Rp55 Miliar
- Dari Rumah Sakit ke Panggung Politik: dr. Aulia dan Jejak Dokter Jadi Kepala Daerah di Kaltim