Nusantara

Otorita IKN dan BI Gelar Pelatihan Ecoprint, Targetkan Nol Kemiskinan di Nusantara pada 2028

Kaltim Today
30 April 2026 07:26
Otorita IKN dan BI Gelar Pelatihan Ecoprint, Targetkan Nol Kemiskinan di Nusantara pada 2028
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin bersama Kepala Bank Indonesia IKN Aswin Gantina saat menunjukkan hasil pembuatan kain wastra dalam Pelatihan Ecoprint di IKN.

NUSANTARA, Kaltimtoday.co - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat pemberdayaan masyarakat di wilayah delineasi IKN melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Langkah ini diwujudkan melalui Pelatihan Ecoprint yang digelar di Kantor Kemenko 3 dan Rusun ASN 4 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada 27 hingga 29 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar masyarakat mampu beradaptasi dan berperan aktif dalam transformasi ekonomi di kawasan IKN. Subsektor wastra dipilih untuk dikembangkan sebagai identitas ekonomi kreatif khas Nusantara.

Dalam pelatihan ini, fasilitator dari Eco.J Ecoprint Yogyakarta, Indra Suryanto dan Rubi Utami Varalin, memberikan pendampingan teknis. Materi yang diberikan meliputi pengenalan bahan, teknik pewarnaan alami, hingga strategi pengembangan desain produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Otorita IKN menegaskan bahwa pembangunan ibu kota baru tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas SDM secara inklusif. Pengembangan subsektor wastra diharapkan mampu melahirkan produk lokal yang memiliki daya saing global.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menekankan bahwa inovasi masyarakat sangat krusial dalam mendukung transformasi IKN menuju Ibu Kota Politik pada 2028 mendatang. Menurutnya, pengembangan SDM menjadi kunci utama dalam memberantas kemiskinan di wilayah tersebut.

"Target IKN nantinya adalah zero kemiskinan. Kita sepakat bahwa kemiskinan dapat kita hilangkan melalui pengembangan SDM. Masyarakat harus mampu berinovasi dalam produk wastra agar memiliki nilai tambah dan daya saing," kata Alimuddin.

Alimuddin menambahkan, pembangunan IKN harus memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi warga sekitar. Ia berharap momentum pelatihan ini dimanfaatkan maksimal agar pada 2028 masyarakat sudah merasakan peningkatan taraf hidup.

"Saya berharap momentum ini dimanfaatkan dengan baik, sehingga pada 2028 masyarakat sekitar IKN sudah merasakan peningkatan kesejahteraan," ujar Alimuddin.

Kepala Bank Indonesia IKN, Aswin Gantina, menyatakan komitmen BI untuk memperkuat sektor UMKM melalui skema korporatisasi dan peningkatan kapasitas. BI juga berencana membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi para perajin lokal.

"Kami memperkuat kelembagaan dan kapasitas UMKM terlebih dahulu, kemudian menghubungkannya dengan akses pembiayaan agar usaha dapat berkembang berkelanjutan," jelas Aswin.

Salah satu peserta dari Kecamatan Samboja, Siti Aisyah, mengaku pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi pengembangan usahanya. Ia berharap pendampingan dari pemerintah tidak berhenti pada tahap pelatihan saja.

"Terima kasih kepada Otorita IKN atas pelatihan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan kami. Kami berharap pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut agar UMKM kami bisa berkembang," ucap Siti.

Senada dengan Siti, Dewi Yulhermawati dari Kecamatan Sepaku menilai teknik ecoprint memberikan peluang usaha baru bagi ibu rumah tangga. Ia berharap para peserta nantinya bisa membentuk kelompok usaha bersama di tingkat kelurahan.

"Ini pengalaman baru bagi kami, terutama ibu rumah tangga. Harapannya kegiatan ini berkelanjutan sehingga kami bisa membentuk usaha bersama di tingkat kelurahan," tutur Dewi.

Sinergi antara Otorita IKN dan Bank Indonesia ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Hal ini dilakukan guna memastikan pembangunan IKN berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

[TOS]



Berita Lainnya