Kaltim

Pemerintah Pusat Limpahkan Sebagian Perizinan Tambang Minerba ke Pemerintah Provinsi

Kaltimtoday.co – Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 55/2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di Bidang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) dan Surat Edaran (SE) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor:1.E/HK.03/MEM.B/2022, terhitung sejak 11 April 2022, kewenangan Pemerintah Pusat dalam pengelolaan pertambangan mineral dan batu bara yang beralih kepada Pemerintah Daerah Provinsi.

Kewenangan yang dialihkan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi, menurut SE Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor:1.E/HK.03/MEM.B/2022 meliputi; Pertama; Pemberian wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) Mineral Bukan Logam, WIUP Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu, dan WIUP Batuan dengan ketentuan (1) berada dalam 1 (satu) daerah provinsi; atau (2) wilayah laut sampai dengan 12 (dua belas) mil laut.

Baca juga:  Terima Opini WTP, Pemprov Kaltim Bakal Raih Penghargaan dari Kemenkeu RI

Kedua; Pelayanan pemberian izin terdiri atas; (a) Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam rangka penanaman modal dalam negeri untuk golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan dengan ketentuan berada dalam 1 (satu) daerah provinsi atau) wilayah laut sampai dengan 12 (dua belas) mil laut.

Selanjutnya, pemberian (b) Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB); (c) Izin Pertambangan Rakyat (IPR), (d) Izin Pengangkutan dan Penjualan golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan untuk 1 (satu) daerah provinsi; (e) Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) untuk 1 (satu) daerah provinsi; dan (f) IUP untuk Penjualan golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan untuk 1 (satu) daerah provinsi.

Ketiga; Pelayanan pemberian sertifikat standar meliputi kegiatan konsultasi dan perencanaan usaha jasa pertambangan untuk 1 (satu) daerah provinsi.

Keempat; Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan terhadap perizinan berusaha yang didelegasikan. Kelima; penetapan harga patokan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu dan batuan; dan Keenam; Pemberian Rekomendasi atau persetujuan yang berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan.

Baca juga:  DPRD Kaltim Ajak Ombudsman Tingkatkan Pengawasan Perizinan

Dalam SE Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor:1.E/HK.03/MEM.B/2022 yang diteken 29 Juni 2022 dan ditujukan ke para Gubernur, Kepala Dinas ESDM dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tersebut, juga dijelaskan pemberian perizinan berusaha dilaksanakan dengan ketentuan, badan usaha yang diberi izin memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) dengan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) sesuai dengan bidang usaha yang dimohon.

Pemberian izin dilakukan melalui sistem perizinan berusaha secara elektronik (OSS) dan atau bila belum tersedia dilakukan melalui sistem elektronik yang tersedia pada masing-masing Pemerintah Daerah Provinsi.

[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker