Kukar

Puluhan Warga Ikuti Lomba Begerakan Sahur, Camat Tenggarong: Wadah Salurkan Bakat Generasi Muda

Kaltimtoday.co, Tenggarong — Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, puluhan warga Tenggarong mengikuti lomba Begerakan Sahur. Kegiatan ini bagian dari rangkaian festival ramadan kecamatan Tenggarong yang digelar di Masjid Agung Sultan Sulaiman pada Rabu (20/4/2022) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari tadi.

Sebanyak 7 regu turut berpartisipasi dengan berjalan memutari Sungai Tenggarong dengan rute sepanjang 1,5 kilometer.

Baca juga:  Pangdam VI/Mulawarman Pilih Kodim 0906/Tenggarong sebagai Wilayah Cadangan Pangan Nasional

“Sebetulnya ada 10 regu, mengingat tadi sore ada tiga regu mengundurkan diri karena berhalangan, jadi tinggal 7 regu saja,” kata Ketua Panitia Muksin.

Festival terbagi menjadi empat kategori yang dilombakan yakni Pildacil, Busana muslim remaja dan anak-anak, qasidah modern dan begerakan sahur.

“Dari 4 itu ada 2 cabang yang paling banyak penggemarnya yaitu begerakan sahur dan busana muslim,” jelasnya.

Baca juga:  Kasus Positif Covid-19 di Kukar Bertambah 55 Orang dalam Sehari

Ketika begerakan sahur dimulai, antusias masyarakat diluar perkiraan karena banyak yang berdatangan dan menyaksikan lomba ini.

Seorang penonton bernama Lisa yang tinggal di daerah Gunung Belah Tenggarong berpendapat, festival ini memang ditunggu-tunggu karena beberapa tahun tidak ada perlombaan seperti ini.

“Seru sih, ramai. Banyak juga peserta dan penontonnya. Semuanya kreatif, masing-masing peserta punya ciri khasnya sendiri,” ujarnya seusai menonton begera’an sahur di Masjid Sultan Sulaiman.

Baca juga:  Status Desa Tertinggal Selama 16 Tahun, Kini IDM Desa Tanjung Batu Masuk Kategori Maju

Sementara Camat Tenggarong, Sukono menjelaskan begerakan sahur dilaksanakan satu hari dan langsung diberikan penilaian oleh juri. Karena bersifat tradisional, jadi apapun bentuk alat yang dibawa peserta akan diterima oleh panitia. Masing-masing regu diberikan kebebasan untuk berkreasi dan berkreativitas.

“Yang dinilai seperti vokal, teknik memukul dan sebagainya, intinya kreativitasnya lah,” ujarnya.

Bukan hanya menyemarakan bulan ramadan kata Sukono, tetapi juga sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya. Ini sebuah momentum yang sangat baik untuk anak-anak di didik dengan menjalankan hal-hal yang baik.

Baca juga:  Berawal Dari Keluhan Warga Isoman, Lurah Sangasanga Dalam Inisiatif Dirikan Dapur Umum

“Daripada anak-anak remaja berkumpul dan bergaul yang kurang jelas, mending kita salurkan melalui kegiatan bernuansa islami,” sebutnya.

Dia menambahkan, kegiatan seperti ini bakal dilakukan setiap tahunnya. Supaya menjadi lebih semarak, ke depan direncanakan akan mengundang kecamatan terdekat untuk berpartisipasi sehingga menjadi lebih meriah lagi.

“Untuk tahun ini semuanya peserta dari kecamatan Tenggarong, tapi ada satu peserta dari Loa Janan,” tutupnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker