Samarinda

Selidiki Aset hingga Pengelolaan Limbah B3, DPRD Samarinda Bentuk Empat Pansus Sekaligus

Kaltimtoday.co, Samarinda – Banyaknya aset Pemkot Samarinda yang terbengkalai menjadi sorotan publik. Padahal, jika dikelola dengan baik bisa mendatangkan keuntungan bagi pemerintah.

Berangkat dari masalah tersebut, DPRD Samarinda membentuk empat panitia khusus (pansus) sekaligus, Jumat (11/6/2021). Salah satunya pansus berkaitan dengan aset. Sementara tiga pansus lainnya terkait rencana penyertaan modal ke bank pembangunan daerah, pengelolaan limbah B3, hingga keolahragaan.

Baca juga:  DPRD Samarinda Minta Pemkot Transparan Kelola PAD

Empat pansus ini dibentuk langsung Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono dan disetujui lebih dari 30 anggota DPRD Samarinda.

Kepada Kaltimtoday.co, Sugiyono menuturkan, empat pansus yang diinisiasi DPRD Samarinda itu akan bekerja selama 3 bulan. Mengusut dan memberikan jalan keluar terbaik atas masalah khusus yang terjadi di Pemkot Samarinda.

Baca juga:  PPDB Samarinda 2021 Jenjang SMP untuk Jalur Zonasi Telah Dibuka, Berikut Link, Pembagian Zona, dan Cara Daftarnya

Saat ini, baru sekadar pembentukan pansus. Terkait nama-nama yang ditunjuk untuk mengisi posisi di pansus tersebut, masih dalam pembahasan. Dalam waktu dekat, sebut Sugiyono, akan diputuskan.

“Ketua dan tim di pansus yang dibentuk belum ditunjuk. Tapi bisa saja anggota DPRD Samarinda dari yang membidangi jadi tim pansus tersebut,” ucap Sugiyono.

Baca juga:  Tim Reaksi Cepat DLH Samarinda Evakuasi Pohon Tumbang

Politikus PDI Perjuangan itu berharap, kinerja pansus yang sudah dibentuk tersebut bisa sesuai rencana dan target. Sehingga bisa memberikan tidak hanya penjelasan tapi juga solusi mendetail terkait masalah yang ditugaskan.

Seperti diketahui, sebelumnya Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan aset. Andi Harun menilai banyak aset yang menganggur atau tidak terkelola.

Baca juga:  Resmi Dilantik, Isran Noor Percaya 6 Kepala Daerah Bisa Laksanakan Tugas dengan Baik

Padahal, jika dimaksimalkan, aset-aset tersebut dapat memberikan sumbangsih bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Misal, Gedung Plaza 21 Samarinda. Gedung ini sudah bertahun-tahun tidak digunakan. Padahal, posisinya sangat strategis. Bisa digunakan untuk banyak hal. Salah satunya parkir.

Baca juga:  Meski Pandemi, Pengawasan Pelanggar Perda Pengelolaan Sampah Tetap Dilakukan

Selain Gedung Plaza 21 Samarinda, masih banyak aset-aset pemkot yang terbengkalai. Mulai dari pasar, terminal, hingga ruko di kawasan Citra Niaga.

[TOS | ADV DPRD SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close