Advertorial

Terbaik di Kaltim, Loa Duri Ilir Duduki Peringkat 23 Desa Cantik Tingkat Nasional

Supri Yadha — Kaltim Today 26 Februari 2025 17:04
Terbaik di Kaltim, Loa Duri Ilir Duduki Peringkat 23 Desa Cantik Tingkat Nasional
Plt Kadis Kominfo Kukar, Solihin saat menyerahkan sertifikat kepada Desa Loa Duri Ilir. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Desa Loa Duri Ilir masuk jajaran 38 besar Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) terbaik di Indonesia. Bahkan, menyabet peringkat terbaik Desa Cantik 2024 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). 

Keberhasilan tersebut, Desa Loa Duri Ilir menerima sertifikat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, di ruang rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Kartanegara (Diskominfo Kukar), Selasa (25/2/2025).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar, Solihin mengapresiasi pencapaian Desa Loa Duri Ilir bisa bersaing di tingkat nasional. Tentunya, bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk aktif dalam pengelolaan data yang akurat.

"Diskominfo Kukar mengapresiasi atas pencapaian Desa Loa Duri Ilir sebagai salah satu dari 38 Desa Cantik terbaik di Indonesia yang menduduki peringkat ke-23 di tingkat Nasional,” kata Solihin.

Ia berharap, desa yang terletak di Kecamatan Loa Janan akan menjadi wadah study banding bagi seluruh desa di Kutai Kartanegara. Untuk mengembangkan desa statistik, karena desa menjadi ujung tombak untuk mendapatkan data yang valid dan berkualitas.

“Kedepannya kita akan lebih berkolaborasi dan mencari program baru untuk setiap tahunnya,” ujar Rendi.

Sementara itu, Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi Pemda dan Pemprov sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025. Menetapkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama dalam pengelolaan data sosial dan ekonomi nasional.

“Inpres ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan efektivitas kebijakan pembangunan, terutama dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Desa-desa dapat membangun berbagai program pengembangan usaha yang berbasis komoditas unggulan, seperti telur omega di Desa Loa Duri Ilir yang menjadi produk unggulannya.

Usaha komoditas unggulan bisa terus ditingkatkan lagi, harapannya tidak hanya terbatas pada implementasi desa cantik tapi dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Para agensi desa statistik bisa menjadikan buku pedoman ini sebagai dasar dalam melanjutkan pengelolaan data dan statistik yang ada di desa, agar dampak pembangunan tersebut dapat bermanfaat di dalam kehidupan masyarakat,” tandasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp



Berita Lainnya