Samarinda

Warga Samarinda Harus Punya Kesadaran Terkait Hak Pilih

Kaltim Today
07 Agustus 2020 20:24
Warga Samarinda Harus Punya Kesadaran Terkait Hak Pilih
Para peserta Bimtek kali ini tampak saksama menyaksikan materi yang dipaparkan oleh pemateri dari KPU dan Bawaslu Samarinda. (Yasmin/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda – Materi terakhir di bimbingan teknis verifikasi faktual dukungan perbaikan bakal pasangan calon perseorangan pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Samarinda pada Jumat, (7/8/2020) di Crystall Ballroom, Hotel Mercure Samarinda disampaikan oleh Dwi Haryono selaku Ketua Divisi Perencanaan dan Program Data Informasi.

Dia memaparkan tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksaan verifikasi faktual. Sejak awal, Dwi menyebut bahwa protokol kesehatan pada masa sekarang benar-benar harus dijalankan. Dia pun yakin bahwa seluruh hadirin di Bimtek sudah memahaminya. Pada intinya, seluruh penyelenggara Pilkada di Samarinda akan difasilitasi oleh Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, dan face shield.

Dwi sekaligus mengingatkan para Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus segera melakukan rapat evaluasi dan persiapan laporan kepada seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di masing-masing kelurahan. Sebab, kegiatan tersebut sangatlah penting dan perlu dilakukan. Diharapkan, antara 8-9 Agustus 2020 sudah harus selesai agar pekerjaan PPDP bisa benar-benar terkontrol saat tiba masa akhir. Entah itu benar, salah, sesuai atau belum sesuai. Sehingga jika ada kendala apapun yang menjadi penghalang PPDP bisa selesai dalam waktu cepat.

Para peserta Bimtek kali ini tampak saksama menyaksikan materi yang dipaparkan oleh pemateri dari KPU dan Bawaslu Samarinda. (Yasmin/Kaltimtoday.co)
Para peserta Bimtek kali ini tampak saksama menyaksikan materi yang dipaparkan oleh pemateri dari KPU dan Bawaslu Samarinda. (Yasmin/Kaltimtoday.co)

“Ini sama pentingnya dengan verifikasi faktual. Bagi tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan semakin sibuk dalam beberapa bulan ke depan. Sedangkan pada September ke atas, kegiatan bakal lebih banyak di KPU Samarinda,” beber Dwi.

Tak ketinggalan, Dwi juga mengingatkan seluruh hadirin yang mengikuti Bimtek agar mengakses https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/ demi mengecek apakah nama dan NIK-nya sudah terdaftar sebagai pemilih di Pilkada mendatang.

Mereka juga diharapkan untuk mampu menyosialisasikannya lebih lanjut kepada orang lain. Sebab, khusus di Samarinda masih tergolong sedikit warganya yang mengakses situs tersebut. Hanya ada 500 orang. Kalah dengan Kukar atau Balikpapan. Padahal jumlah yang diharapkan mampu mencapai ribuan.

“Warga Samarinda harus punya kesadaran terkait hak pilihnya. Untuk lebih memudahkan, sudah ada juga stiker yang memuat barcode agar langsung terakses ke situs https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/. Langsung masukkan NIK dan data diri lainnya agar memastikan,” pungkas Dwi.

[YMD | RWT | ADV]



Berita Lainnya