HeadlineSamarinda

Dampak Gerai Hypermart Plaza Mulia di Samarinda Tutup: Investasi Turun, Pengangguran Bertambah

Kaltimtoday.co, Samarinda – Satu per satu pasar swalayan di Samarinda tutup. Sebelumnya ada Giant di kawasan Perumahan Alaya, terbaru, Hypermart di Mal Plaza Mulia.

Hypermart Plaza Mulia akan mulai ditutup secara resmi pada 7 Februari mendatang. Saat ini barang-barang Hypermart di Plaza Mulia sudah dikemas. Beberapa barang masih dijual dengan harga promo.

Kendati gerai di Plaza Mulia tutup, Hypermart di Big Mall Samarinda dipastikan tetap buka dan terus melayani konsumen.

Baca juga:  Kasus Penipuan 212 Mart Samarinda Segera Disidang di PN Samarinda, Tersangka Sempat Minta Damai ke Investor

Adapun terkait penutupan gerai di Plaza Mulia, pihak manajemen Hypermart belum memberikan tanggapan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda, Jusmaramdhana Alus mengungkapkan, penutupan gerai Hypermart di Plaza Mulia merupakan kebijakan internal manajemen perusahaan. Bukan dari kebijakan pemerintah.

“Tidak ada intervensi dari pemerintah jadi murni karena kebijakan internal,” ungkap Jusmaramdhana.

Baca juga:  Dari Lingkungan, Mahzbar Arianto Ingin Berikan yang Terbaik untuk Samarinda

Penutupan gerai swalayan, kata dia, merupakan sesuatu yang lumrah di dunia usaha. Hal itu dipengaruhi dengan dinamika yang terus terjadi. Namun, terkait penutupan Hypermart di Plaza Mulia dia mengaku belum mendapat alasan resmi.

Meski begitu, dia mengakui penutupan Hypermart di Plaza Mulia bakal berdampak terhadap perekonomian di Samarinda. Minimal mempengaruhi tingkat investasi yang terus berkurang. Evaluasi akan dilakukan untuk merepon fenomena tersebut.

“Kami akan mengumpulkan beberapa data dan turun ke lapangan, sebagai bahan evaluasi investasi di Samarinda,” ujarnya.

Seperti diketahui, swalayan Giant sebelumnya juga tutup permanen. Bahkan penutupan itu tidak hanya di Samarinda, tapi juga di seluruh Indonesia. Giant menutup usahanya selain disebabkan persaingan bisnis yang ketat, usaha Giant juga terdampak pandemi Covid-19.

Akibatnya, ada 2.700 karyawan Giant di seluruh Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja.

[YMD | TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker