Kutim
Dampak Kenaikan Harga BBM, Bahan Pokok Ikut Merangkak Naik

Kaltimtoday.co, Sangatta -Dampak dari kenaikan harga BBM mulai dirasakan oleh masyarakat, khususnya harga kebutuhan bahan pokok.
Di Pasar Induk Sangatta (PIS), harga sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai merangkak naik, diantaranya harga cabai yang naik hingga Rp 10.000. Sementara itu, cabai rawit naik sebesar Rp 15.000 dan bawang merah naik Rp 5.000.
Selain cabai dan bawang, harga beras juga mengalami kenaikan hingga Rp 1.000 per kilogram, yang juga perlu diantisipasi rambatan dampak kenaikan BBM adalah harga barang-barang, terutama kebutuhan pokok dan pangan.
Pedagang di Pasar Induk Sangatta (PIS), Kutim mengatakan hampir semua bahan pangan naik mengikuti pemberlakuan harga baru BBM.
Kenaikan harga paling terasa pada komoditas cabai dan sayur mayur.
Baca Juga: Dukung Kebutuhan Warga, PT Indexim Coalindo Adakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di PengadanView this post on InstagramBaca Juga: Dua Desa di Kutim Akhiri Sengketa Plasma Sawit, Pembayaran Hasil Panen Dijadwalkan 18 Agustus
harga cabai merah keriting mencapai Rp70.000 per kilogram (kg) atau naik Rp10.000 dari sebelumnya Rp60.000
Sedangkan harga cabai rawit merah naik dari Rp70.000 menjadi Rp95.000 per kg. Sementara, harga bawang merah semula Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kg.
“Harga cabai dan bawang ini melambung karena BBM naik. Akibat harga-harga naik, jadi sepi pembeli. Kami khawatir kondisi seperti akan terus berlanjut,” kata Minda, salah satu pedagang di Pasar Induk Sangatta, Selasa (13/9/2022).
Menurut dia, kenaikan harga yang terjadi kemarin cukup tidak wajar. Sebab, kenaikannya begitu drastis, sehingga membuat pedagang dan pembeli kaget dan mengeluh.
Terkait penyebab kenaikan harga, Minda menjelaskan bahwa ongkos transportasi sembako yang membuat penjual mau-tidak mau harus menaikkan harga. Terlebih, dirinya hanya pedagang kecil yang memasok kebutuhan dapur dalam skala yang tidak terlalu besar.
“Apalagi kami pedagang kecil, belinya tidak banyak, jadi agak berat di biaya antarnya,” tutupnya.
[EL | NON]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Cerita dari Dapoer Bintang: Ketika CSR Mendorong Kemandirian Ekonomi Warga Kaliorang
- Muara Wahau Jadi Titik Awal Peluncuran Nasional Program TAMASYA oleh BKKBN
- Rakorda PPPA Kaltim 2025 Dorong Sinergi Percepatan Desa Ramah Perempuan dan Anak
- Sengketa Belum Usai, Kutim Tetapkan Sidrap Jadi Desa Persiapan, Agus Haris: Belajar Aturan Dulu
- Kisah Jahira Penyuluh Pertanian Tangguh di Kutim, Semangat dan Dedikasi Membangun Pertanian dari Desa