Samarinda
DLH Samarinda Sebut Pemindahan TPA ke Sambutan Sangat Mendesak
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemkot Samarinda hingga saat ini telah memiliki 2 Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sayangnya, baru satu TPA yang bisa dimanfaatkan secara maksimal.
TPA tersebut adalah TPA Bukit Pinang, yang terletak di Kecamatan Samarinda Ulu ini. Padahal TPA lain sudah dibangun di Kecamatan Sambutan. Hanya saja akses jalan menuju lokasi tersebut yang masih perlu diselesaikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Nurrahmani menuturkan, pemindahan TPA ini merupakan hal mendesak yang harus segera dilakukan.
“Karena TPA Bukit Pinang sudah kelebihan muatan, Overload. Semua sudah menyadari hal tersebut,” tegas wanita yang biasa dipanggil Yama.
Yama menyebutkan, setiap harinya kurang lebih 400 sampai 600 ton sampah dibuang ke TPA Bukit Pinang. Sampah-sampah tersebut dikumpulkan dari seluruh penjuru kota.
“Kalau dibiarkan terus menerus, benar-benar tidak akan sanggup. Sekarang saja sudah sangat terdesak kondisinya,” lanjutnya.
DIa berharap, berbagai urusan yang dihadapinya saat ini bisa terselesaikan tahun ini. Sehingga 2021 ini, pihaknya sudah bisa memindahkan status TPA utama dari Bukit Pinang ke TPA Sambutan.
[KA | NON | ADV DLH SAMARINDA]
Related Posts
- Lanjutan Normalisasi SKM Dieksekusi November, Dua Kelurahan Jadi Sasaran
- Puluhan Jurnalis Ikuti Pelatihan Training of Trainers BI, Perkuat Kapasitas hingga Belajar Etika Jurnalisme Ekonomi
- Kabut Asap Kian Pekat, Komisi IV DPRD Samarinda Dorong PJJ Diperpanjang Jika Udara Masih Berbahaya
- Tembus 367,7 µg/m³, Kualitas Udara Samarinda Masuk Kategori Berbahaya
- Industri Maritim di Laut Kukar, dari Efisiensi Usaha hingga Akses Kerja Warga








