Samarinda

DLH Samarinda: Taman Slamet Riyadi Beroperasi Tahun Ini

Kaltimtoday.co, Samarinda – Ruang terbuka hijau (RTH) tengah menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. Salah satunya untuk taman yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, sisi Sungai Mahakam.

Sebelumnya, Taman di Jalan Slamet Riyadi sejauh ini masih dalam perawatan dan pembersihan.

Baca juga:  Memperingati Hari Jadi ke-59 Pramuka, Tonggak Perubahan pada Masyarakat

Kepala DLH Samarinda Nurrahmani mengatakan, taman tersebut masih dilakukan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltim. Sebab ada kontraktor pembangunan taman tersebut mengalami keterlambatan membayar denda dan lainnya.

“Kan sudah audit. Jadi saya coba minta tanyakan lagi ke BPK. Apakah DLH bisa menambah lagi kondisi yang lain? Supaya bisa segera kami buka. Sebab sekalian menyambut Rakerwil APEKSI yang rencananya November nanti,” kata Yama saat dihubungi, Selasa (10/8/2021).

Baca juga:  Bantu Penanganan Covid-19, PT Kitadin Serahkan Bantuan Alat Kesehatan Senilai Rp 2,97 Miliar untuk Rumah Sakit di Kaltim

Sebagai informasi, Samarinda terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakerwil Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2021.

Berkenaan dengan itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah memberikan instruksi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot agar memerhatikan estetika kota. Khususnya di area utama kota dan pintu masuk Samarinda.

Seandainya sudah ada respons terbaru dari BPK, DLH Samarinda memastikan akan merawat dan membuka taman tersebut. Meskipun belum dibuka, Yama menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas keamanan untuk memantau kondisi di sana.

Baca juga:  4 Sosok Layak Jadi Pemimpin Samarinda

“Soalnya sebelum kita tugaskan satpam menjaga di situ, ada yang merusak pintunya. Dimaling juga. Jadi kita antisipasi hal itu terjadi,” bebernya.

Sembari menunggu respons dari BPK, Yama memastikan bahwa taman tersebut akan segera beroperasi pada tahun ini untuk umum. Sementara belum dibuka, DLH Samarinda tetap konsisten untuk merawat tanaman dan memotong rerumputan yang dikira perlu di taman tersebut.

Baca juga:  Diundang DLH, Komisi III DPRD Kota akan Tindak Lanjuti Keluhan Pengerjaan Tak Tepat Sasaran

“Kalau tanaman sih enggak (dicuri) karena termasuk biasa-biasa saja. Yang sering dicuri orang di taman itu seperti mesin. Kemudian fasilitas seperti lampu,” pungkasnya.

[YMD | ADV DLH SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close