Advertorial
DPK Kaltim Fokus Perbarui Koleksi Buku dan Digitalisasi Layanan untuk Tingkatkan Literasi
SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berkomitmen untuk meningkatkan minat baca masyarakat melalui pembaruan koleksi buku dan pengembangan layanan digital. Langkah ini dilakukan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang relevan dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk generasi muda.
Plt. Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia, menegaskan bahwa pembaruan koleksi buku dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kebutuhan dan minat masyarakat.
“Kami berusaha memperbarui koleksi buku secara rutin dengan mempertimbangkan minat dan kebutuhan masyarakat. Ini penting agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran yang menyenangkan,” ujar Anita, Senin (2/12/2024).
DPK Kaltim bekerja sama dengan penerbit lokal dan nasional untuk menyediakan buku-buku terbaru yang mencakup berbagai genre, mulai dari fiksi, non-fiksi, hingga buku edukatif dan ilmiah. Selain itu, buku-buku yang berbasis pada kearifan lokal dan potensi daerah Kaltim menjadi prioritas dalam pembaruan koleksi ini.
“Kami juga memperhatikan potensi lokal, sehingga masyarakat Kaltim bisa lebih mengenal dan mencintai budaya serta sejarah daerah mereka,” tambah Anita.
Selain pembaruan koleksi fisik, DPK Kaltim juga fokus pada digitalisasi koleksi buku. Langkah ini bertujuan memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil.
“Kami ingin memastikan bahwa semua kalangan tetap memiliki akses terhadap bahan bacaan berkualitas, meskipun mereka berada di daerah yang sulit dijangkau,” jelas Anita.
Untuk mendukung peningkatan minat baca, DPK Kaltim aktif mengadakan berbagai kegiatan literasi seperti pelatihan membaca cepat, diskusi buku, dan lomba literasi. Program-program ini ditujukan untuk mendorong masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup mereka.
“Dengan perbaruan koleksi buku dan berbagai program literasi, kami berharap masyarakat Kaltim semakin gemar membaca. Harapan kami, melalui peningkatan minat baca, akan tercipta masyarakat yang lebih cerdas dan memiliki daya saing tinggi,” kata Anita. "Kami optimis dapat menciptakan budaya membaca yang lebih berkembang di KALTIM, mendukung pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan," sambungnya.
[TOS | ADV DPK KALTIM]
Related Posts
- Operasional Sekretariat Dewan Terpangkas 80 Persen, Fungsi Legislatif Terancam Tak Berjalan Maksimal
- Modernisasi Budidaya Kepiting Soka Kotabaru, PLN UIP KLT Sabet Penghargaan Platinum Anugerah CEPI CSR 2026
- Banmus DPRD Kaltim Belum Jadwalkan Kembali Paripurna Hak Angket
- Diduga Keracunan MBG, 46 Siswa dan Guru SD di Sebulu Dilarikan ke Puskesmas
- Seluruh Kepala Daerah di Kaltim Bakal Temui Menkeu, Bahas Tambahan Dana Transfer ke Daerah









