Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Kepolisian Tindak Tegas Tambang Ilegal di Lempake

Kaltim Today
12 Maret 2021 20:09
DPRD Samarinda Dorong Kepolisian Tindak Tegas Tambang Ilegal di Lempake
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Sutrisno.

Kaltimtoday.co, Samarinda - Aktivitas tambang ilegal di Samarinda terbilang cukup banyak yang meresahkan warga hingga berdampak pada banjir disertai lumpur di sekitaran permukiman warga. Salah satunya di Jalan Sukorejo RT 42, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.

Menanggapi persoalan tersebut, anggota DPRD Samarinda, Sutrisno menyesali oknum yang melakukan aktivitas tambang ilegal tersebut. Dia mengatakan tambang ilegal tersebut telah lama beroperasi dan kerap mendapatkan laporan dari warga setempat yang semakin resah terhadap kegiatan pengerusak lingkungan tersebut.

[irp posts="29666" name="Dana Kelurahan Dihapus, Serius Mau Hadapi Pandemi?"]

"Itu termasuk daerah pemilihan (dapil 5) saya, jadi ada warga yang melaporkan tambang liar itu, mereka menggalinya siang, dan malam hari. Batu bara itu diangkut oleh truk," ungkap Sutrisno di Gedung DPRD Samarinda, Lantai III, Jalan Basuki Rahmat, Jumat (12/3/2021).

Setelah diprotes oleh sebagian warga setempat, tambang ilegal tersebut hanya beraktivitas di malam hari.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co)

Sutrisno melanjutkan, penambangan ilegal itu merupakan aktivitas yang hanya mementingkan keuntungan pribadi dan kelompok tertentu tanpa mempertimbangkan dampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat setempat. Aktivitas tersebut adalah kejahatan lingkungan yang merusak infrastruktur jalan hingga drainase yang telah dibangun oleh pemerintah dengan anggaran yang besar.

"Banyak juga masyarakat setempat yang ikut andil dan bekerja di tambang ilegal itu, bukan orang jauh yang merusak alam itu, mereka yang menambang, imbasnya ke mereka juga," kata Sutrisno.

Politisi dari fraksi PDI Perjuangan ini menyampaikan, oknum yang melakukan aktivitas tambang ilegal di Lempake tersebut sebagian pekerja telah diamankan dan ditindak oleh pihak kepolisian.

"Informasinya tadi malam diangkut polisi, ya kami dukung pihak penegak hukum bekerja dengan baik untuk membasmi kelompok penambang ilegal itu," ujar Sutrisno.

Dia berharap, Wali Kota Samarinda, Andi Harun mampu memberantas penambangan ilegal di Samarinda yang semakin meresahkan masyarakat, sesuai janjinya saat dia (Andi Harun) berpidato saat pelantikan menjadi wali kota bulan lalu.

[SDH |  RWT | ADV DPRD SMD]


Related Posts


Berita Lainnya