Internasional
Dukung Palestina! Korut Beri Bantuan Roket hingga Senjata Peluru Kepada Hamas

Kaltimtoday.co - Pembantaian yang dilakukan Israel terhadap Palestina kembali pecah di wilayah Gaza Utara pada Kamis (2/11/2023) waktu setempat. Perlawanan antaran Hamas dan Israel menimbulkan 18 tentara Israel yang tewas salah satunya yaitu Komandan Batalion ke-53 Israel dan bertambahnya korban Palestina.
Rumah Sakit Indonesia Satu-satunya Rumah Sakit yang Beroperasi
Rumah Sakit Indonesia adalah satu-satunya rumah sakit yang masih beroperasi dan menjadi harapan bagi masyarakat Palestina di Gaza selama konflik ini berlangsung. Para tenaga kesehatan yang berada di rumah sakit Indonesia ini tetap berupaya memberikan bantuan medis. Meskipun begitu operasionalnya terancam akan dilumpuhkan dalam waktu dekat
Roket Militan Hizbullah Hantam Kota Kiryat Shmona Israel
Pada kamis waktu setempat (2/11/2023), Militan Hizbullah yang merupakan bagian dari Hamas Palestina di wilayah Lebanon meluncurkan roket 25 hingga 30 ke Kota Kiryat Shmona, sebuah kota di bagian utara Israel. Untuk saat ini belum diketahui adanya korban jiwa.
Korea Utara diduga Memberikan Senjata Kepada Militan Hizbullah
Dilansir dari The Wall Street Journal, Pimpinan tertinggi Korea Utara yaitu Kim Jong Un diduga memberikan dukungannya kepada Palestina dalam konflik Israel-Palestina di Jalur Gaza ini.
Melalui Kepala Badan Intelijen Nasional Korea Selatan Kim Kyo Hyun yang meyakini bahwa Korea Utara telah menyalurkan dukungan bantuan senjata berupa roket hingga senapan peluru artileri untuk kelompok Palestina. Hal ini disampaikan selama sesi audit rahasia yang dilaksanakan oleh Majelis Nasional Korea Selatan yang digelar Rabu (1/11/2023).
Dugaan ini juga didasari dengan latar belakang Korea Utara yang pernah membantu Palestina pada tahun 2017. Saat itu penyerangan Hamas ke Israel disebut ada campur tangan dari Kim Jong Un, hal ini dikarenakan pada saat penyerangan tersebut berlangsung Hamas menggunakan roket F-7.
Roket F-7 sendiri adalah roket buatan Korea Utara di Pyongyang. Tentunya tindakan ini diambil oleh Korea Utara untuk mendapatkan keuntungan di wilayah Timur Tengah.
[Kontributor: Nur Jayanti | Editor: Diah Putri]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- RSUD Sepaku Kekurangan Tenaga Spesialis, Kamar Operasi Belum Bisa Difungsikan
- Minat Warga PPU Periksa Kesehatan Gratis Masih Rendah
- Irma Ramadhan Fair 2025 Sukses Digelar, Generasi Muda Unjuk Kreativitas dan Raih Penghargaan
- Aliansi Mahasiswa dan Warga Telemow Gelar Aksi di DPRD PPU, Tuntut Penolakan RUU Polri dan Pembebasan Warga
- DPMPTSP Bontang Kaji Pembangunan Pelabuhan Logistik untuk Tingkatkan Investasi Maritim