Kukar

Gadget dan Media Sosial Picu Tingginya Angka Pernikahan Dini

Kaltim Today
03 Februari 2023 17:44
Gadget dan Media Sosial Picu Tingginya Angka Pernikahan Dini
Ilustrasi. (Pexels)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu pemicu tingginya angka pernikahan dini.

Psikolog asal Samarinda, Lisda Sofia mengungkapkan, sedikit banyaknya media sosial turut berpengaruh. Dengan kemudahan akses internet, jika tidak terkontrol dengan baik maka dapat mengakses konten negatif, seperti pornografi.

Selain itu juga, mudahnya membuka layanan pesan kamar hotel yang menjadi tempat untuk berhubungan.

Dia juga mengaku pernah menggali informasi terhadap seseorang yang hendak mengajukan permohonan dispensasi nikah. Dari situ diketahui bahwa, tak hanya sekali melakukan hubungan namun sudah berulang kali, dan akhirnya kebobolan. Sedangkan penyesalan bukan karena melakukannya, tetapi malu kepada orangtua dan tidak bisa sekolah.

"Jadi bukan menyesal karena sudah berhubungan sebelum menikah. Itu sih yang saya lihat," kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unmul tersebut, Jumat (3/2/23).

Ditambahkan Lisda, masih banyak orangtua yang kurang memahami pengasuhan remaja. Seperti tidak mengawasi anaknya bermain ponsel dan media sosial, sehingga tidak mengetahui pergaulannya.

Kemudian, terlalu sibuk dengan urusan sendiri. Jadi abai terhadap perkembangan perilaku anak.

Lisda yang juga Tim Psikologi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Samarinda menyebutkan, dari beberapa perkara yang ditangani, banyak yang dalam kondisi hamil beberapa bulan, namun orangtuanya tidak mengetahui.

Bahkan, ada anak di bawah umur yang melahirkan di rumah sakit tanpa sepengetahuan orangtuanya. Ketika sudah melahirkan, lalu menyampaikan hal itu kepada keluarga.

"Saya melihat remaja ini tidak paham dengan dampak seksual dini bagi mereka. Banyak yang menganggap bahwa sekali berhubungan itu tidak akan kejadian," imbuhnya.

Dalam rangka menekan pernikahan dini, ia mengatakan, harus ada kerja bersama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan, Kantor Urusan Agama dan Pengadilan Agama.

"Bersama-sama memberikan edukasi yang masif kepada remaja," tutupnya.

[SUP | RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Related Posts


Berita Lainnya