Kaltim

Hetifah Dorong Sinergi Warga Kaltim untuk Promosikan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kaltimtoday.co, Jakarta – Pentingnya sinergi seluruh warga Kalimantan Timur (Kaltim) yang tinggal di Jakarta dalam mempromosikan pariwisata Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN), melatarbelakangi pelaksanaan bimbingan teknis pariwisata yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bertajuk “Strategi Promosi Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Media Digital” di Hotel Bidakara Jakarta pada Selasa, (1/6/2021).

Acara yang diinisiasi oleh Hetifah Sjaifudian, anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur ini dihadiri oleh 100 orang warga Kaltim yang tinggal di Jakarta dengan berbagai profesi, di antaranya penggiat ekonomi kreatif, fashion model, content creator, videografer, peneliti, advokat, dan mahasiswa. Turut hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Nia Niscaya (Deputi Bidang Pariwisata), Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua komisi X DPR RI), Sri Wahyuni (Kepala Dinas Pariwisata Kaltim), Abdul Munif (Kepala Badan Penghubung Kaltim di Jakarta), dan Heri Margono (Ahli Branding).

Baca juga:  Longsor Poros Palaran, Pemprov Kaltim Target Selesai Satu Bulan

Dalam sambutannya, Abdul Munif tekankan pentingnya peran warga Kaltim di Jakarta untuk bersinergi bersama mempromosikan pariwisata Kaltim.

“Kita harus bersama membuktikan bahwa destinasi pariwisata Kaltim layak jual baik untuk skala nasional maupun internasional,” paparnya.

Nia Niscaya turut menyampaikan bahwa, pariwisata merupakan sektor potensial yang harus dikembangkan, salah satunya melalui optimalisasi promosi di media sosial.

“Melalui media digital, kita posting kekayaan pariwisata di Kaltim dengan postingan yang positif. Postingan positif akan mempengaruhi sentimen positif, karena pariwisata ini merupakan bisnis persepsi,” ucapnya.

Selanjutnya, Sri Wahyuni juga memaparkan pentingnya digital pariwisata dalam memberikan dukungan bagi wisatawan sebelum, selama, dan setelah aktivitas wisata.

“Kalau mau tingkatkan pariwisata, maka digital pariwisatanya harus diperkuat. Meskipun baru merencanakan perjalanan wisata, orang sudah mencari rujukan. Di antaranya melalui: aplikasi pemandu wisata, E-commerce pariwisata, informasi online paket wisata, promosi di sosial media, pengalaman multimedia,” jelasnya.

Hetifah Sjaifudian menyampaikan, pentingnya peranan warga Kaltim, dengan segala latar belakang dalam mempromosikan pariwisata Kaltim.

“Semua warga Kaltim, mulai dari pelaku Parekraf, pemerintah, mahasiswa, bahkan masyarakat umum dapat berpartisipasi dalam mempromosikan Parekraf Kaltim. Memulihkan sektor Parekraf hanya bisa tercapai dengan kerja sama semua pihak, tidak bisa sendiri-sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hetifah yang juga berpengalaman sebagai Ketua Panitia Kerja Pemulihan Pariwisata DPR RI ini berikan beberapa contoh sederhana yang dapat dilakukan warga Kaltim yang sedang berada di luar kota.

Baca juga:  Komisi II DPRD Bontang Minta Genjot PAD Melalui Pariwisata

“Sekarang, kita sangat dimudahkan dengan sosial media. Walaupun teman-teman Kaltim kini sedang berada di Jakarta, kita tetap dapat menggunakan sosial media untuk promosi pariwisata Kaltim dengan aktif mengunggah foto-foto liburan di Kaltim atau restories account pariwisata,” tambahnya.

Terakhir, Hetifah tegaskan pentingnya konsistensi dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan lupa untuk review penerapan CHSE destinasi wisata di kolom-kolom review E-Commerce agar membantu meningkatkan rasa percaya calon wisatawan lainnya. Selain itu, tidak kalah penting, jadilah contoh wisatawan yang baik yang dapat berwisata dengan menerapkan protokol kesehatan,” tandas Wakil Ketua Umum Golkar tersebut.

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close