Politik
KPU Keluarkan Surat Imbauan untuk Parpol Terkait Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Kaltimtoday.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerbitkan surat imbauan kepada partai politik peserta Pemilu 2024 untuk menghindari pemasangan alat peraga kampanye di tempat-tempat yang tidak diizinkan.
Surat imbauan ini berlaku tidak hanya pada masa sosialisasi, tetapi juga saat pemasangan alat peraga kampanye yang diperbolehkan pada periode 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, menyatakan bahwa pemasangan alat peraga sosialisasi sebaiknya tidak dilakukan di tempat-tempat seperti ibadah, rumah sakit, gedung pemerintah, fasilitas milik TNI/Polri, dan BUMN/BUMD.
Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban dalam penyelenggaraan tahapan pemilu tahun 2024.
Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu juga mengatur mengenai pemasangan alat peraga kampanye. Pasal 71 PKPU 15/2024 menyatakan bahwa alat peraga kampanye pemilu tidak diperbolehkan dipasang di tempat umum, termasuk diantaranya tempat ibadah, rumah sakit, tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan seperti gedung dan halaman sekolah/ perguruan tinggi, serta gedung milik pemerintah dan fasilitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
KPU berharap agar partai politik dan masyarakat dapat mematuhi imbauan ini guna menjaga kelancaran proses pemilu serta menghindari pelanggaran aturan yang dapat merugikan penyelenggaraan pemilu secara keseluruhan.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan kampanye pemilu dapat berlangsung dengan tertib dan damai untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan.
[SR]
Related Posts
- PT Indexim Coalindo Respon Cepat Banjir di Desa Pengadan dan Baay
- Bengkel Siaga Haka Auto Siap Layani Pelanggan Selama Libur Mudik Lebaran 2025
- KPK Undur Batas Akhir LHKPN 2024 hingga 11 April 2025 karena Libur Idulfitri
- Tiga “THR” dari Gubernur Kaltim untuk Masyarakat: Pemutihan Pajak, Tiket Wisata Gratis, dan Sewa Kios Nol Rupiah
- Dinilai Janggal, PUPR Rincikan Proyek Rehabilitasi Gedung DPRD Kaltim Senilai Rp55 Miliar