DISDAMKARTAN BONTANG
Mengenali Sarpras Pemadam, TK Al-Muhajirin Loktuan Kunjungi Disdamkartan Bontang
Kaltimtoday.co, Bontang - Agar anak-anak bisa mengenal lebih jelas terkait Sarana dan Prasarana (Sarpras) milik pemadam, TK Al-Muhajirin Loktuan menggelar kunjungan edukatif ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Senin (24/11/2025) pagi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, yang dimana petugas mengenalkan berbagai macam alat perlengkapan pemadam, serta memberikan pengetahuan dasar mengenai arti bahayanya kebakaran, dan keselamatan sejak dini.
“Kantor kami disini sering menerima kunjungan siswa-siswi dari berbagai sekolah, mulai Paud, TK, bahkan SD di Bontang,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Saat kunjungan, petugas mengajak anak-anak untuk melihat secara langsung alat pemadam apa saja yang digunakan petugas saat terjadi kebakaran.
Begitu pula dengan hewan-hewan liar yang berada di Mako, dimana hewan-hewan tersebut secara keseluruhan ialah hasil tangkapan dari anggota Disdamkartan Bontang.
“Pastinya saat anak-anak melihat langsung, baik alat pemadam maupun hewan-hewan yang berada ada disini, antusias mereka sangat tinggi. Mereka senang, ada yang takut, serta ada juga anak-anak yang merasa penasaran,” jelasnya.
Tak hanya memperkenalkan dan memperlihatkan alat pemadam serta hewan liar saja, petugas Disdamkartan pun turut mengajak anak-anak untuk keliling kota menggunakan mobil kebakaran.
“Mereka sangat senang saat kunjungan, terlebih lagi anak-anak lebih senang lagi ketika kami semprotkan air, dimana mereka bermain air bersama,” tutupnya.
[ADV DISDAMKARTAN BONTANG]
Related Posts
- Dari Pangan hingga Sanitasi, PT Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
- TPS 3R Bontang Belum Beri Nilai Ekonomi, Pemilahan Sampah dari Rumah Jadi Kunci
- Kapal Wisata Kandas di Perairan Kedindingan, 25 Wisatawan Samarinda Dievakuasi
- KUA-PPAS 2027 Disepakati, Ini Sektor yang Jadi Prioritas Pemkot dan DPRD Bontang
- Pansus RTRW DPRD Bontang Wanti-wanti Konflik Tata Ruang Hambat Investasi









