Samarinda

Muhammad Syahri, Perjuangkan Pembangunan Fasilitas Rumah Ibadah dan Air Minum

Kaltimtoday.co, Samarinda – Kembali duduk di DPRD Samarinda, Muhammad Syahri memiliki iktikad untuk meneruskan perjuangan diperiode keduanya. Dia fokus merealisasikan pembangunan sarana dan fasilitas rumah ibadah serta jaringan air minum. Hal ini disampaikan di ruang kerja komisi III Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Selasa (10/09/2019).

Muhammad Syahri yang juga seorang politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menuturkan, hal yang paling diutamakan adalah realisasi pembangunan infrastruktur.

Baca juga:  4 Sosok Layak Jadi Pemimpin Samarinda

“Keinginan masyarakat yang belum terealisasikan diperiode kedua saya ini (2019-2024), yaitu membangun penerangan lampu jalan raya dan pengerasan jalan,” ujar Syahri.

Selain itu, Syahri beranggapan, bahwa pembangunan rumah ibadah juga perlu diperhatikan. Banyak langgar (musala) yang belum selesai seratus persen perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Pembangunan musala dan masjid pada awalnya dibangun secara gotong royong oleh masyarakat, ketika sudah setengah jadi, tapi kehabisan dana. Hal inilah yang kami upayakan untuk dilanjutkan pembangunannya, akan kami bantu hingga pembangunan selesai seratus persen,” tambah Syahri.

Muhammad Syahri membeberkan, alasannya untuk memfokuskan pembangunan rumah ibadah karena partai asalnya yang berafiliasi dengan agama Islam serta kedekatan partai PPP dengan tokoh-tokoh agama.

“Seperti pembangunan masjid di Lempake, terkait plafonnya yang belum selesai, kami bantu danai untuk progres pembangunan masjid tersebut, dan kini sudah rampung,” tambah Syahri.

Baca juga:  Cari Pemimpin Berkualitas, Castro Usul Ada Konvensi Rakyat di Pilwali Samarinda

Dia membeberkan ada beberapa caleng di dapilnya yang menyumbang di masjid atau musala tersebut pada musim pileg saja, selain itu tidak lagi membantu.

“Nah, ini yang keliru, sebenarnya investasi kebaikan jangka panjang itu perlu sebab sebagai amal jariyah untuk membangun masjid tersebut,” bebernya.

Selain itu, Muhammad Syahri mengemukakan, kebutuhan air minum perlu perhatian.

“Saya memperhatikan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat di dapil 5 itu, sekian banyak rumah yang dibangun oleh masyarakat kini belum mendapatkan jaringan-jaringan air PDAM-nya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syahri mengatakan, masyarakat meminta saluran pipa sekunder perlu ditambahkan dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Baca juga:  Banyak Perjalanan Dinas, KPU Samarinda Minta Anggaran Pilwali Ditambah

“Pusat saluran air di Benanga perlu ditambah kapasitas saluran pipanya. Sehingga aliran air menuju ke rumah masyarakat bisa dapat sama rata, bila perlu setiap rumah dipasang keran. Perlu adanya peran pemerintah untuk mengambil langkah konkret untuk memperhatikan penyediaan air minum yang lebih baik,” tegas Syahri.

“Pemasangan penerangan lampu jalan perlu diprioritaskan, sebab menurut laporan masyarakat, banyak lampu yang sudah rusak bahkan kabel-kabelnya disambung-sambung dan kualitasnya sudah berkurang, ini sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat. Harapannya pihak terkait (PLN) agar memperbaiki lampu jalan tersebut,” tutup Muhammad Syahri.

[SDH | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker