Bontang

Normalisasi Sungai, Jadi Kegiatan Rutin Penanggulangan Banjir di Bontang

Kaltimtoday.co, Bontang – Rekomendasi Pansus Banjir DPRD Bontang, salah satunya optimalisasi volume sungai. Dalam hal ini, Pemerintah Kota sudah melakukan normalisasi sungai Bontang sejak 2019.

Dikatakan Amiruddin, Kepala Bapelitbang Bontang, kegiatan normalisasi sungai dilakukan secara rutin dan bertahap. Sejak 2019, 3 sungai sudah dilakukan normalisasi, yakni Sungai Bontang, Sungai Guntung dan Sungai Kanibungan.

Baca juga:  DPRD Bontang Minta Pemkot Serius Cegah Penularan Flu Burung

“Kami juga diminta mengubah AMDAL Waduk Kanaan, dan dilakukan perubahan dalam rangkka revitalisasi Waduk Kanaan, dengan DED yang sudah selesai di 2021,” terang Amiruddin.

Amir menjelaskan, 16 rekomendasi Pansus Banjir itu semuanya sudah terlaksana, namun memang bertahap. Pihaknya juga sedang melakukan penertiban dan penataan bantaran sungai, dengan DED pembangunan jalan inspeksi sungai, dan DED pendataan bangunan di sempadan sungai, serta pembangunan jalan inspeksi sungai yang dilakukan secara bertahap.

“Untuk saat ini masih di Kelurahan Guntung dan Gunung Elai,” ujarnya.

Baca juga:  Enam Bulan Lagi, RSUD Bontang Ajukan Kenaikan Kelas Rumah Sakit

Rekomendasi Pansus Banjir juga meminta pemerintah tidak memberikan fasilitas air, listrik dan jalan pada bangunan di sempadan sungai.

“Itu menjadi komitmen pemerintah untuk tidak memberikan izin terhadap aktivitas yang tidak sesuai dengan peruntukkan kawasan,” imbuhnya.

Lima rekomendasi lainnya, yakni mewajibkan setiap rumah memiliki sumur resapan, yang sudah ditindaklanjuti dengan menggalakkan dan mengoptimalkan lubang biopori setiap area.

Baca juga:  Badak LNG Gelar Penyegaran Jurnalistik Bagi Wartawan Bontang

Termasuk mewajibkan pengembang untuk menyediakan lahan resapan air, membangun pintu air di sodetan sungai PT Badak, yang akan ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan kajian lebih lanjut dalam Masterplan Penanggulangan Banjir.

“Untuk target penyelesaian banjir selama 3 tahun, pemerintah komitmen bahwa penanggulangan banjir merupakan program unggulan yang telah dijabarkan dalam RPJMD tahun 2021-2026,” ungkap Amiruddin.

Rekomendasi terakhir, yakni menggali potensi di luar APBD, kata Amiruddin, pemerintah sudah mengajukan usulan melalui APBN dan Bankeu 2023, yakni revitalisasi Waduk Kanaan, penurapan sungai dan penurapan drainase.

[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

 

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker