Advertorial

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Kaltim Terus Upayakan Hilirisasi Industri

Yasmin Medina Anggia Putri — Kaltim Today 14 Juli 2023 19:13
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Kaltim Terus Upayakan Hilirisasi Industri
Kabid Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kaltim, Arie NN Oetomo. (Yasmin/Kaltimtoday.co) 

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemprov Kaltim tengah mendorong upaya hilirisasi industri demi memacu pertumbuhan ekonomi. Hilirisasi industri yang dimaksud yakni sektor pertanian, pariwisata, hingga kawasan ekonomi khusus (KEK).

Kepala Bidang (Kabid) Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Arie NN Oetomo juga mengamini bahwa sektor hilirisasi juga paling potensial di Kaltim. 

"Hilirisasi itu menjanjikan. Tapi kami ada kendala. Misalnya, mereka (calon investor) melihat ada enggak bahan bakunya. Nah kalau memenuhi syarat untuk bahan bakunya, ya mereka akan mendirikan industri di situ," jelas Arie. 

Jika bahan baku di daerah lain lebih banyak, bisa saja calon investor lebih memilih untuk mendirikan industri di daerah tersebut. Namun, bukan berarti bahan baku di Kaltim tidak ada. 

"Sebenarnya ada (bahan baku) di Kaltim. Tapi masih mencar-mencar. Terkait bahan baku ini berlaku di semua sektor," sambungnya. 

DPMPTSP Kaltim menilai pentingnya pengembangan hilirisasi merupakan strategi untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi ke depan. Hal ini juga sebagai upaya demi mengurangi ketergantungan terhadap sektor migas dan batu bara. 

Saat ini, Pemprov Kaltim pun tengah bersiap untuk mempersiapkan sektor lain di luar migas dan batu bara. Kendati begitu, melimpahnya sumber daya alam (SDA) di Kaltim juga menjadikan pemerintah optimistis dan terus mendorong investasi dalam negeri. 

Ke depan, Pemprov Kaltim juga tak ingin terlena dengan industri ekstraktif yang masih mendominasi. Oleh sebab itu, sektor industri non ekstraktif juga akan terus diperkuat. Ini juga sebagai langkah agar meningkatkan nilai tambah dari komoditi yang akan dikembangkan.

[RWT | ADV DPMPTSP KALTIM]



Berita Lainnya