Daerah

Pasar Sungai Dama Lama Bakal Ditutup Mulai 1 Januari 2024, Disdag Samarinda: Pindah ke Jalan Otto Iskandardinata

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 04 Oktober 2023 06:07
Pasar Sungai Dama Lama Bakal Ditutup Mulai 1 Januari 2024, Disdag Samarinda: Pindah ke Jalan Otto Iskandardinata
Potret Pasar Sungai Dalam Lama. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana menutup Pasar Sungai Dama Lama, per tanggal 1 Januari 2024. Keputusan itu diambil karena sudah lama beroperasi tanpa izin resmi, hingga menimbulkan kemacetan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas pada Selasa (3/10/2023).

"Kami sedang melakukan pendataan pedagang yang masih beroperasi di pasar tersebut," pungkasnya.

Marnabas menyebut, para pedagang yang bersedia pindah, akan diakomodir di Pasar Sungai Dama terbaru yang terletak di Jalan Otto Iskandardinata.

"Pendataan ini juga terkait soal siapa yang mau pindah dan tidak," tuturnya.

Lebih lanjut, Pasar Sungai Dama terbaru akan dipercantik dengan sejumlah fasilitas seperti sistem pengolahan limbah, pintu masuk, pasokan listrik, area parkir, dan pencahayaan. Tentu hal ini bertujuan untuk kenyamanan pedagang di masa mendatang.

"Data konkrit pedagang yang ingin pindah belum ada, jadi kita akan pastikan terlebih dulu, agar lebih mudah mengakomodir," paparnya.

Sebagai informasi, kapasitas Pasar Sungai Dama terbaru bisa mencapai 300 lapak pedagang. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mencatatkan namanya hingga batas waktu terakhir, yakni 1 Januari 2024.

"Jika pedagang tidak mendata, kita tidak akan mengakomodirnya," tutup Marnabas.

Pasar Merdeka Jadi Role Model Pasar Lain di Samarinda

Pasar Merdeka saat ini masih menjadi role model bagi beberapa pasar yang ada di Samarinda. Pasar tersebut telah berlabel SNI, hingga memiliki berbagai keunggulan seperti pembayaran non tunai (QRIS), timbangan presisi, hingga fokus pada aspek kebersihan dan kesehatannya.

"QRIS merupakan pembayaran non tunai yang modern. Hal ini sejalan dengan tren pembayaran digital yang semakin populer," imbuhnya.

Oleh sebab itu, Pemkot Samarinda akan berfokus pada pembangunan pasar sehat yang memiliki fasilitas penunjang, di antaranya ruang laktasi, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, sanitasi, dan lain-lain.

Dia menginginkan agar pedagang di Pasar Sungai Dama Lama, bisa pindah ke pasar terbaru yang telah disiapkan Pemkot Samarinda.

"Karena target pemkot kan bisa memiliki banyak pasar seperti Pasar Merdeka di 2024 mendatang," tutupnya.

[RWT]



Berita Lainnya