HeadlineSamarinda

Pekan Depan, 80 Sekolah di Samarinda Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Kaltimtoday.co, Samarinda – Sebelumnya, 54 sekolah mulai TK, SD, dan SMP di Kota Tepian akhirnya menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada 20 September 2021. Saat ini, diketahui Samarinda juga sudah berada di PPKM level 2.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin mengungkapkan bahwa evaluasi PTM sebelumnya yang sudah berlangsung 2 minggu lebih Itu dilakukan setiap hari. Pihak yang mengevaluasi adalah Satgas Covid-19 di sekolah.

Baca juga:  Kaltim Masih Aman dari Virus Corona

“Selama ini berjalan dengan aman saja. Lancar. Sebab PTM kami ini bukan yang absolut, karena waktunya cuma 2 jam di sekolah. Kami merefresh kembali suasana psikologis serta kebatinan siswa dan guru,” ungkap Asli saat dihubungi awak media.

Pihaknya pun menghimbau agar para siswa tidak langsung diberikan tugas-tugas yang berat. Terpenting semua dilakukan bertahap dan perlahan. Asli menyebut, Senin mendatang pihaknya akan kembali membuka sebanyak 80 sekolah. Yakni 40 sekolah dari Sekolah Tangguh Covid-19 (STC) Tahap 2 yang belum menggelar  PTM. Kemudian ditambah dengan 40 sekolah dari STC Tahap 3.

“Akhirnya nanti secara bertahap bisa dibuka semua. Terlebih lagi Samarinda sudah level 2. Baru nanti kami berpikir lagi tentang learning loss dan mata pelajaran yang tertinggal selama daring hampir 2 tahun,” lanjut Asli. 

Baca juga:  Kota Bontang Catat Prestasi 100 Persen Kepesertaan Program JKN

Protokol kesehatan (prokes) juga selalu diingatkan. Sebab, kata Asli, para siswa itu menghabiskan 22 jam waktunya di rumah atau di luar sekolah. Peran keluarga untuk terus mengingatkan sangatlah penting. 

Terkait penambahan sekolah untuk PTM juga sudah disampaikan kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Andi juga telah menyetujui permohonan penambahan melalui surat rekomendasi izin sekolah yang menggelar PTM pada Rabu (6/10/2021) lalu. Jika tak ada halangan, penambahan baru untuk sekolah yang gelar PTM akan dilakukan pada Senin (11/9/2021). 

“Kami juga sambil memastikan sekolah-sekolah itu sudah mengumpulkan pernyataan persetujuan orangtua siswa dan fasilitas untuk prokes bisa berjalan baik. Jika tak patuhi prokes, akan dibatalkan,” pungkasnya. 

[YMD | TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker