Samarinda

Pemkot Serius Gandeng Investor Korsel Kelola IPA Perumdam Tirta Kencana, Fuad Fakhruddin: Semoga Maksimal

Kaltimtoday.co, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini serius mendatangkan investor Korea Selatan untuk berinvestasi di Perusahaan air minum daerah (Perumdam) Tirta Kencana. Hal ini ditandai dengan adanya pertemuan antara Pemkot dengan investor untuk menggelar rapat koordinasi untuk tindak lanjut pembanguan Instalasi Pengelolaan Air (IPA).

Dalam rapat tersebut, sesuai keinginan Wali Kota Samarinda, Andi Harun menginginkan investor Korea Selatan tersebut berinvestasi pada pengelolaan Sungai Kapih untuk IPA Bendang dan Cendana.

Baca juga:  Kasus Covid-19 di Samarinda Bertambah 7, Meninggal 2

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin mengatakan bahwa, persoalan pelayanan Perumdam Tirta Kencana baik dari segi kuantitas dan kualitasnya memang masih terbilang kurang maksimal. Oleh karena itu, Pemkot berusaha untuk mendatangkan investor untuk melakukan investasi pada sektor tertentu terutama dalam hal pelayanan.

“Distribusi air di Samarinda memang belum merata. Sehingga perlu pihak ketiga untuk berinvestasi agar seluruh warga dapat menikmati air bersih,” ujar Fuad.

Politisi Gerindra tersebut berharap, kehadiran investor Korea Selatan ini mampu menyelesaikan masalah kuantitas air, dapat mendistribusikannya kepada seluruh warga Samarinda. Pasalnya, di Samarinda ini memiliki bahan baku air yang sangat berlimpah namun masih lemah dalam pengelolaan IPA dan jaringan.

Baca juga:  Fraksi Kebangkitan Pembangunan Ingatkan Andi Harun-Rusmadi Tingkatkan PAD Samarinda

Dia meminta kepada Perumdan Tirta Kencana agar lebih serius untuk mengandeng investor Korea Selatan (Korsel) ini untuk menghasilkan air yang berkualitas dan secara kuantitasnya mampu dinikmati semua warga Samarinda.

“Soal tarif kami berharap jangan sampai naik siginifikan, tapi sewajarnya saja. Sehingga masyarakat menengah ke bawah mampu untuk membayar,” tutup Fuad.

[SDH | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close