Samarinda

Pengabdian Kolaborasi UKM Lesehan Cendekia dan BEM Faperta Unmul dalam Program Kampus Merdeka (PHP2D) di Masa Pandemi Covid-19

Kaltimtoday.co, Samarinda – Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa atau disingkat PHP2D merupakan salah satu program Kampus Merdeka yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). PHP2D adalah kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa. Program ini telah ada sejak 2011 yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa dalam berkontribusi pada pembangunan desa, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti ini.

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa perguruan tinggi seluruh Indonesia di bawah Kemendikbud-Ristek untuk mengajukan inovasi, solusi, ataupun mengembangkan potensi suatu desa sasaran agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.

Baca juga:  Rencana Belajar Tatap Muka Langsung Harus Ada Evaluasi Mendalam

Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan ini merupakan salah satu peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills dan hard skills. Mahasiswa yang berkualitas adalah mahasiswa yang memiliki multi kecerdasan,  kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial.

Dalam Program ini UKM Lesehan Cendekia  yang berkolaborasi dengan BEM Faperta Unmul mengusul inovasi “Kampung Muang Sehat, Berdaya melalui Gerakan Peduli Lingkungan Berbasis Payment Environmental Service (PES) di Kelurahan Lempake, Samarinda”.

Kampung Muang Ilir merupakan daerah di Kelurahan Lempake, Samarinda, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kaltim, dengan RT 027 sebagai sasaran program ini.

Program ini diinisiasi oleh 15 mahasiswa, yaitu Agus Setiawan (Teknologi Hasil Pertanian, Faperta), Rizka Rini Wahyuni (Pendidikan Biologi, FKIP), Devy Lisna Anjarwati (PGSD, FKIP), Siti Wulan Yuliarti (PGSD, FKIP), Niky Aulia Putri (Pendidikan Biologi, FKIP), Imam Wijayadi (Pendidikan Biologi, FKIP), Nisa Faradilla (Agroekoteknologi, Faperta), Tiya Fikriyah (Agroekoteknologi, Faperta), Teguh Pribadi (Pendidikan Biologi), Shinta Retno S (Agroekoteknologi, Faperta), Tirmidzita Dyah Sukmawati (Agroekoteknologi, Faperta), Amaliya Husnul Fadhilah (Agroekoteknologi, Faperta), Rusmala Dewi (Agroekoteknologi, Faperta), Muhammad Sholihin (Agribisnis, Faperta), Rozaq Okta Alvainnur Hari (Agroekoteknologi, Faperta), dan 1 dosen pendamping yaitu Rudy Agung Nugroho.

Dengan latar belakang program studi mahasiswa yang berbeda-beda, diharapkan dapat berkolaborasi agar membawa dampak sehingga tercapainya tujuan inovasi dari program yang telah dirancang.

Agus Setiawan yang merupakan mahasiswa Faperta selaku ketua tim PHP2D UKM Lesehan Cendekia Unmul x BEM Faperta mengatakan bahwa, program ini akan dijalakan dalam kurun waktu 5 bulan, mulai dari Juli-November 2021.

Mahasiswa BEM Faperta Unmul. mengadakan webinar tentang pengelolaan sampah berbasis Payment Environmental Service (PES) berupa bank sampah.

“Bentuk program yang kami inisiasi merupakan pengelolaan sampah berbasis Payment Environmental Service (PES) berupa bank sampah,” kata Agus.

Baca juga:  Gerakan Menutup Aurat Kembali Digelar di Kaltim, Ajak Muslimah Mengenakan Hijab

Kegiatan yang telah terlaksana dalam program ini sampai Agustus di antaranya webinar pembekalan kepada tim PHP2D, sosialisasi dan launching program secara online, sosialisasi offline kepada masyarakat RT 027, pembentukan struktur organisasi bank sampah muang ilir, dan koordinasi dengan dinas terkait seperti Kelurahan Lempake, DLH Kaltim, serta menjalin mitra dengan Bank Sampah Ramli Graha Indah.

“Selain itu, kami juga akan mengadakan kegiatan lain seperti pendirian bangunan bank sampah, pelatihan mekanisme operasional bank sampah, pelatihan pengelolan sampah organik dan non-organik,” tambah Rizka Rini Wahyuni selaku ketua UKM Lesehan Cendekia.

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close