Daerah
Polnes Tagih UKT Mahasiswa Baru, Kesra: Tak Perlu Khawatir, Dana Gratispol Sudah Ready
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan anggaran Program Gratispol Pendidikan telah tersedia sehingga perguruan tinggi diminta tidak lagi memungut Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari mahasiswa baru. Kecepatan pencairan kini bergantung pada kampus dalam menyelesaikan proses lapor diri mahasiswa.
Sebelumnya, Polnes Samarinda telah mengeluarkan surat edaran terkait penagihan UKT terhadap mahasiswa penerima Gratispol dalam bulan Juli ini. Pemerintah provinsi pun sudah mengonfirmasi terkait penagihan UKT tersebut.
"Sudah kami konfirmasi. Mereka memberikan waktu kepada seluruh mahasiswa Polnes sampai tanggal 30 Juli untuk melakukan lapor diri," ujar Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah.
Dasmiah menyebut, semua beasiswa yang selama ini dikelola Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selalu ada proses lapor diri. Tujuannya untuk memastikan bahwa mahasiswa tersebut masih aktif atau tidak.
"Kenapa polnes melakukan itu, ya karena memang mahasiswa kadang lambat melakukan proses registrasi, pendaftaran, dan sebagainya. Jadi itu strategi mereka untuk mempercepat mahasiswa agar segera lapor diri," imbuhnya.
Dalam rapat koordinasi bersama perguruan tinggi yang melakukan MoU bersama pemprov, pihaknya sudah mengingatkan agar kampus tidak melakukan pemungutan UKT kepada mahasiswa baru. Sebab kata Dasmiah, anggaran Gratispol tahun ini sudah dipersiapkan dan tinggal menunggu percepatan proses lapor diri mahasiswa yang menerima Gratispol dari setiap kampus.
"Kami juga sudah menyampaikan bahwa uangnya sudah ready. Jadi jangan khawatir kami tidak membayarkan, karena dananya sudah tersedia," tegasnya.
Ia juga menyadari bahwa keluhan Polnes terkait keterlambatan pencairan dana Gratispol seperti tahun lalu, membuat pihak kampus mengambil langkah antisipatif untuk penagihan UKT. Meski begitu, ketika dan Gratispol sudah cair, maka pihak kampus akan melakukan proses refund.
"Kalau tahun lalu kan anggaran masuk APBD perubahan, sekarang kan tidak. Jadi dananya sudah siap, tinggal kita akan transfer sambil menunggu proses lapor diri mahasiswa itu tadi," tutup Dasmiah.
[RWT]
Related Posts
- Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Anjlok, Dedi Mulyadi Unggul di Simulasi Capres
- Perkuat Sinergi Operasi SAR, Konjen Australia Kunjungi Basarnas Balikpapan
- Ombudsman RI Siapkan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2026 di Kaltim
- PLN Group Gandeng Kejati dan Kajari se-Kalsel untuk Pengawalan Hukum Proyek Listrik
- Komisi III DPRD Kaltim Soroti Penyerapan Anggaran PUPR dan Dishub yang Masih di Bawah 50 Persen









