Daerah
Proyek MPP Berau Stagnan, Anggaran Rp13,4 Miliar Belum Cukup Tuntaskan Gedung
Kaltimtoday.co, Berau - Ambisi Pemerintah daerah Kabupaten Berau untuk membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) tahun ini berujung stagnan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau mengonfirmasi bahwa pembangunan gedung tersebut belum bisa rampung akibat kendala keterbatasan anggaran.
Meskipun telah menelan anggaran APBD sebesar Rp13,4 miliar, pengerjaan fisik bangunan yang berlokasi di Jalan Raja Alam III, Rinding ini terpaksa dilakukan secara bertahap.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek MPP, Diah Kurniawati, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi alasan utama proyek ini tidak bisa diselesaikan sesuai perencanaan awal. Dengan dana yang tersedia, penyedia jasa yakni CV Mahadewi hanya diminta memprioritaskan struktur dasar bangunan.
“Tahun ini belum bisa dituntaskan secara keseluruhan perencanaan MPP tersebut, karena anggarannya memang terbatas dengan adanya efisiensi,” ujarnya ketika dijumpai belum lama ini.
Berdasarkan data papan proyek, masa pengerjaan untuk tahap ini ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025. Mengingat luas lahan yang digarap mencapai 4,2 hektare, pihak DPUPR berencana mengusulkan kembali sisa pembangunan di anggaran tahun depan agar gedung bisa difungsikan secara optimal.
“Kalau targetnya, karena ini pun tidak mencukupi maka kami hanya bisa menyelesaikan bangunannya untuk dasar di lantai 1 dan lantai 2, sedang lantai 3 kita tinggalkan dulu,” tambahnya.
MPP tersebut dibangun berdasarkan janji Bupati Berau, Sri Juniarsih untuk mewujudkan pelayanan terpadu yang terintegrasi di satu gedung. Saat ini, MPP di Kabupaten paling utara Kaltim pernah diuji coba di lantai dasar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Sebagai informasi, Pemkab Berau telah melakukan studi tiru ke Kota Surabaya pada tahun 2024 lalu untuk mempelajari tata kelola MPP yang sukses. Saat ini, layanan terpadu di Berau baru sebatas uji coba yang menempati lantai dasar kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Nantinya, Gedung MPP Berau diproyeksikan memiliki sejumlah fasilitas unggulan, yaitu kapasitas tenant yang dirancang untuk menampung hingga 30 tenant, Integrasi Layanan yang melibatkan berbagai OPD, dan berada di lokasi yang strategis.
Jumlah layanan yang akan dibuka nantinya akan sangat bergantung pada kesiapan fisik gedung dan ketersediaan sarana penunjang saat operasional dimulai.
[MGN | RWT]
Related Posts
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Puluhan Loket Pelayanan di MPP Samarinda Terpantau Masih Kosong
- Segmen Satu Pembangunan Teras Samarinda Tahap II Belum Rampung, PUPR Usulkan Tambahan Rp10 Miliar
- Kemitraan Jadi Kunci, DPRD Kaltim Ingatkan Risiko Stunting di Tengah Tekanan Anggaran
- Ini Penjelasan Purbaya tentang Alasan Kemenkeu Hanya Tambah Rp500 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sumatera
- Sosialisasi Makan Bergizi Gratis, Hetifah Tekankan Transparansi Anggaran dan Kualitas Layanan









