Samarinda

Rencana Perampingan OPD, Joha Fajal: Jangan Sampai Menghambat Pelayanan Publik

Kaltimtoday.co, Samarinda – Wacana Wali Kota Samarinda, Andi Harun melakukan perampingan terhadap organisasi pemerintah daerah (OPD) dilingkungan Pemkot.

Perampingan OPD tersebut yang saat ini berjumlah 36 menjadi 27. Alasan utama wacana Pemkot Samarinda itu untuk menghemat biaya hingga 100 miliar.

Baca juga:  Sudah 34 Pasien Covid-19 Sembuh di Kaltim

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal mengaku belum mendengar wacana perampingan OPD oleh Andi Harun.

Namun, menurut Politikus Nasdem itu, jika perampingan sudah melalui kajian yang komprehensif tentu pihak legislatif akan mendukung.

Baca juga:  Longsor di Jembatan Mahkota II, Satu Korban Tenggelam Belum Ditemukan

Selanjutnya dikatakan Joha, bahwa jika perampingan itu hanya menghemat anggaran tapi berdampak pada pelayanan publik, tentu akan menghambat dan menyulitkan aktivitas masyarakat.

“Sebenarnya kami mau lihat dulu OPD yang mana yang maupun dirampingkan, kalau OPD itu berurusan dengan pelayanan publik, kurang tepat,” ujarnya.

Baca juga:  Harga PCR Sudah Turun, Tes Antigen Mestinya Cuma Rp 60 Ribu

Dia menilai, teknis perampingan OPD dan penghematan anggaran mencapai 100 miliar itu memang pihak Pemkot Samarinda yang lebih paham.

“Tapi, nanti kami mencoba konfirmasi dengan pihak BPKAD Samarinda untuk menanyakan rencana ini bahkan ke Andi Harun,” ungkap Joha, di Gedung DPRD Samarinda, Rabu (15/9/2021).

Baca juga:  Reses di Sempaja, Abdul Rofik Diminta Perjuangkan Bantuan UMKM hingga Perbaikan Drainase

Sementara dikatakan Joha, jika wacana itu dilakukan Pemkot Samarinda, tidak ada lagi pembahasan khusus di legislatif, tapi hanya sekedar pemberitahuan saja.

“Karena itu wewenang Wali Kota dan menjadi tanggungjawabnya,” sebut Joha.

Dia berharap, perampingan OPD tersebut boleh dilakukan, tapi tidak untuk instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik.

[SDH | TOS | ADV DPRD SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close