Uncategorized

Resmi Ditutup, Pendaftar Beasiswa Pemkot Bontang Capai 945 Orang

Kaltimtoday.co, Bontang – Pendaftaran Beasiswa Pemkot Bontang resmi ditutup, Selasa (26/10/2021). Total pendaftar yang mengumpulkan berkas sebanyak 945 orang.

Untuk kategori jalur prestasi jumlah pendaftar sebanyak 849 orang. Sedangkan untuk jalur tugas akhir (TA) ada 96 orang.

Baca juga:  Berkunjung ke Balikpapan, Komisi IV DPRD Kukar Bakal Bahas KMB

Setelah pendaftaran ditutup, selanjutnya proses seleksi akan berlanjut ke verifikasi berkas secara online. Sesuai jadwal pemeriksaan kelengkapan berkas akan dirampung pada (31/10) mendatang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bontang, Aguswati mengatakan, semua pendaftar yang sudah menyerahkan berkas akan diverifikasi secara online. Selanjutnya bagi mereka yang memenuhi kriteria akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa dari Pemkot Bontang.

Baca juga:  Barkati : Budaya Bisa Sebagai Alat Perekat Masyarakat

“Hanya yang sesuai standar yang akan ditetapkan jadi penerima beasiswa,” kata Aguswati.

Lebih lanjut, dia mengatakan penerimaan beasiswa kategori prestasi hanya akan ada 428 penerima dan TA hanya 63 penerima. Total keseluruhan 491 penerima.

Baca juga:  Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Kaltim Bakal Dapat Santunan Rp 10 Juta

Jumlah tersebut disesuaikan dengan alokasi anggaran yang sudah dialokasikan Pemkot Bontang untuk program beasiswa.

“Sudah sesuai dengan nilai alokasi Rp 1,65 miliar. Semoga bisa bermanfaat bagi para penerima nantinya,” katanya..

Baca juga:  Kepala DPMPTSP Bontang Berganti, Asdar Siap Sempurnakan Program Sebelumnya

Secara teknis, pendaftaran online telah di buka selama 14 hari. Selama proses pendaftaran sempat terjadi beberapa kendala. Mulai gangguan website hingga beberapa pendaftar yang susah untuk melakukan registrasi.

Untuk itu dirinya dan tim penerimaan beasiswa membuat grup dan di dalamnya yang berisikan oleh calon penerima yang mengalami kesulitan dalam mendaftar. Walhasil, cara itu dinilai lebih efektif untuk memberikan solusi terhadap pendaftar yang merasa kesulitan.

Baca juga:  Soal Warga Pasar Segiri Samarinda Positif Covid-19, Dinkes Samarinda: Tidak Benar!

“Kami cepat tanggap terhadap persoalan yang menyangkut teknis. Makanya dibuatkan grup jika ada kendala bisa dibantu oleh operator teknis,” ucapnya.

Dengan begitu, dirinya memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran baru secara offline. Karena semua kendala bisa diatasi dan diselesaikan.

Baca juga:  Dua Pemuda di Muara Badak Cekcok hingga Saling Tusuk, Satu Orang Tewas

“Kami komunikasi dengan baik dengan tim website dari Kominfo dan permasalahan bisa diatasi hingga sampai masa akhir pendaftaran,” pungkasnya.

[TOS | SR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close