Uncategorized

Resmi Ditutup, Pendaftar Beasiswa Pemkot Bontang Capai 945 Orang

Kaltim Today
26 Oktober 2021 18:28
Resmi Ditutup, Pendaftar Beasiswa Pemkot Bontang Capai 945 Orang
Wali Kota Bontang Basri Rase bersama mahasiswa. Basri Rase berkomitmen memberikan bantuan beasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan sumber daya manusia. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Bontang - Pendaftaran Beasiswa Pemkot Bontang resmi ditutup, Selasa (26/10/2021). Total pendaftar yang mengumpulkan berkas sebanyak 945 orang.

Untuk kategori jalur prestasi jumlah pendaftar sebanyak 849 orang. Sedangkan untuk jalur tugas akhir (TA) ada 96 orang.

Setelah pendaftaran ditutup, selanjutnya proses seleksi akan berlanjut ke verifikasi berkas secara online. Sesuai jadwal pemeriksaan kelengkapan berkas akan dirampung pada (31/10) mendatang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bontang, Aguswati mengatakan, semua pendaftar yang sudah menyerahkan berkas akan diverifikasi secara online. Selanjutnya bagi mereka yang memenuhi kriteria akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa dari Pemkot Bontang.

“Hanya yang sesuai standar yang akan ditetapkan jadi penerima beasiswa,” kata Aguswati.

Lebih lanjut, dia mengatakan penerimaan beasiswa kategori prestasi hanya akan ada 428 penerima dan TA hanya 63 penerima. Total keseluruhan 491 penerima.

Jumlah tersebut disesuaikan dengan alokasi anggaran yang sudah dialokasikan Pemkot Bontang untuk program beasiswa.

"Sudah sesuai dengan nilai alokasi Rp 1,65 miliar. Semoga bisa bermanfaat bagi para penerima nantinya," katanya..

Secara teknis, pendaftaran online telah di buka selama 14 hari. Selama proses pendaftaran sempat terjadi beberapa kendala. Mulai gangguan website hingga beberapa pendaftar yang susah untuk melakukan registrasi.

Untuk itu dirinya dan tim penerimaan beasiswa membuat grup dan di dalamnya yang berisikan oleh calon penerima yang mengalami kesulitan dalam mendaftar. Walhasil, cara itu dinilai lebih efektif untuk memberikan solusi terhadap pendaftar yang merasa kesulitan.

"Kami cepat tanggap terhadap persoalan yang menyangkut teknis. Makanya dibuatkan grup jika ada kendala bisa dibantu oleh operator teknis," ucapnya.

Dengan begitu, dirinya memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran baru secara offline. Karena semua kendala bisa diatasi dan diselesaikan.

"Kami komunikasi dengan baik dengan tim website dari Kominfo dan permasalahan bisa diatasi hingga sampai masa akhir pendaftaran," pungkasnya.

[TOS | SR]



Berita Lainnya