HeadlineKaltim

Resmi Mendaftar Calon Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras Tegaskan Ikuti Proses Resmi, Forkat Klaim Punya Legalitas Gelar Musorprov

Kaltimtoday.co, Samarinda – Ketua Pengprov Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kaltim Rusdiansyah Aras resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua KONI Kaltim, Rabu (16/2/2022).

Rusdiansyah Aras menjadi satu-satunya bakal calon yang mendaftar sebagai ketua KONI Kaltim periode 2022-2026.

Rusdiansyah Aras menyatakan, dirinya sudah mengantongi semua persyaratan yang diminta tim penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua KONI Kaltim. Ia membeberkan mendapat dukungan luar biasa dari 54 pengurus provinsi cabang olahraga, 10 KONI kabupaten/kota, dan 3 badan fungsional.

Baca juga:  Ada Musorprov Tandingan, KONI Kaltim Pertanyakan Legalitas, Rusdiansyah Aras Tanggapi Santai

Dukungan yang diserahkan Rusdiansyah Aras itu nyaris menyapu bersih seluruh pemilik hak suara dalam pemilihan ketua KONI Kaltim. Kemudian menutup peluang bakal calon lain mendaftar. Sekaligus memastikan dirinya terpilih secara aklamasi sebagai ketua KONI Kaltim di Musorprov pada 22 Februari mendatang.

Rusdiansyah Aras menyatakan, jika terpilih menjadi ketua KONI Kaltim, dirinya akan membuat prestasi olahraga Benua Etam jadi yang terbaik di luar Pulau Jawa.

Untuk jadi yang terbaik mengalahkan provinsi lain di Pulau Jawa dia akui nyaris mustahil. Sebab jumlah penduduk Kaltim yang jauh lebih sedikit dibandingkan provinsi-provinsi di Pulau Jawa.

Adu kuat kubu Zairin Zain dan Rusdiansyah Aras memperebutkan posisi ketua KONI Kaltim berujung dualisme.

“Kita yang skala kecil bisa yang terbaik di luar Pulau Jawa. Dan itu (sudah) dilakukan sejak PON 2008 sampai sekarang,” kata Rusdiansyah Aras.

Setelah Rusdiansyah Aras menyerahkan berkas, tim penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua KONI Kaltim resmi menutup pendaftaran. Itu dilakukan setelah memastikan yang mengambil dan mengembalikan berkas pendaftaran hanya satu bakal calon, yakni Rusdiansyah Aras.

Baca juga:  Gelar Musprov Tandingan, Zairin Zain Ditunjuk Jadi Ketua KONI Kaltim Periode 2022-2026

Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Ketua KONI Kaltim Budhi Iriawan menuturkan, setelah menutup pendaftaran pihaknya akan melakukan verifikasi berkas Rusdiansyah Aras. Jika lolos verifikasi, maka Rusdiansyah Aras akan ditetapkan sebagai satu-satunya bakal calon ketua KONI Kaltim di Musorprov pada 22 Februari mendatang.

Tidak ingin tanggapi Musorprov tandingan

KONI Kaltim enggan menanggapi Musorprov tandingan yang digelar Forum Olahraga Kalimantan Timur (Forkat) pada 15 Februari 2022 di Kantor Gubernur Kaltim. Padahal dalam Musorprov tandingan itu, Zairin Zain didapuk sebagai ketua KONI Kaltim periode 2022-2026.

Kabid Humas dan Media KONI Kaltim Zulkarnain menegaskan, hingga saat ini pihaknya tidak ingin menanggapi Musorprov tandingan, dan penunjukkan Zairin Zain sebagai ketua KONI Kaltim periode 2022-2026 yang dilakukan Forkat.

Meski begitu, sehari sebelumnya, Selasa (15/2/2022), Zulkarnain menyoal legalitas Musorprov yang digelar Forkat. Pasalnya Forkat tidak dibentuk oleh KONI dan terdaftar dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI Kaltim.

Baca juga:  Profil Zairin Zain

Hal senada juga disampaikan Rusdiansyah Aras. Sebagai bakal calon ketua KONI Kaltim dirinya enggan mengomentari Musorprov tandingan tersebut. Dia mengaku fokus mengikuti penjaringan calon ketua dan Musorprov KONI Kaltim yang resmi.

“Saya tidak mau dikaitkan, saya hanya ingin menghimpun masyarakat olahraga menjadi satu. Jiwa saya persahabatan dan sportivitas,” kata Rusdiansyah Aras.

Klaim Musorprov yang digelar Forkat sah

Juru Bicara Forkat Agus Hari Kesuma mengklaim, Musorprov yang digelar 15 Februari 2022 di Kantor Gubernur Kaltim sah dan punya legalitas. 

Begitu pula dengan penunjukkan Zairin Zain sebagai ketua KONI Kaltim periode 2022-2026.

Kubu Zairin Zain mengelar Musprov KONI Kaltim tandingan. Dalam Musprov itu, Zairin Zain terpilih aklamasi sebagai ketua. (Istimewa)

“Forkat sah dan punya legalitas menyelenggarakan Musorprov,” kata pria yang juga menjabat sebagai kepala dinas sosial Kaltim tersebut. 

Baca juga:  Profil Isran Noor

Alasan legalitas, sebut dia, karena KONI bersifatnya komite. Jika ada bagian cabang olahraga ingin mengadakan musyawarah sendiri bisa dilakukan.

“Kalau dianggap ilegal, dimana tidak legalnya? Surat menyuratnya yang dikatakan legal itu apa?” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, Musorprov yang digelar Forkat itu dilatarbelakangi ketidakpuasan terhadap hasil rapat kerja KONI Kaltim pada 29 Januari 2022 di Hotel Aston Samarinda. 

Di mana dalam raker tersebut, KONI Kaltim di bawah komando Zuhdi Yahya menetapkan syarat bakal calon ketua minimal mendapat dukungan 30 persen pengprov cabor, 30 persen pengurus KONI kabupaten/kota dan badan fungsional.

Padahal, menurut dia, aturan tersebut tidak terdapat dalam AD/ART KONI Kaltim. 

Baca juga:  Kaltim Tambah 6 Kasus Baru Covid-19, Total Se-Indonesia 2.273 Kasus

Selain itu, pihaknya juga menilai Musorprov yang akan digelar 22 Februari mendatang sudah tidak kondusif. Sebab, dalam raker yang digelar sebelumnya ada aksi pemukulan terhadap tim pendukung dari kubu Zairin Zain. 

“Tidak aman lagi karena sebelumnya ada pemukulan. Padahal penolakan (syarat bakal calon ketua) itu biasa. Main pukul itu menunjukkan ketidakdewasaan dalam argumentasi,” katanya.

Sementara Zairin Zain yang ditunjuk menjadi ketua KONI Kaltim hasil Musorprov yang digelar Forkat tidak memberikan jawaban atas legalitas kegiatan tersebut. Dia beralasan sedang sakit demam.

[TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker