Samarinda

Tuntut Pembebasan Lahan, DPRD Samarinda Ingatkan Pemkot Tuntaskan Hak Warga

Kaltimtoday.co, Samarinda – Pembebasan lahan yang tak kunjung dilaksanakan, tentunya memancing kemarahan warga yang menuntutnya. Hal ini baru saja terjadi di tepatnya pada Jumat (5/8/2022) di Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road).

Bahkan warga juga telah memasang spanduk peringatakan bertuliskan informasi penutupan jalur tersebut di pohon yang berada di median, tepatnya di Jalan Pusaka, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Baca juga:  Syaharie Jaang Tutup Rangkaian Acara MTQ ke-42 Sekaligus Membuka Seleksi Kader Ulama Baru

Diketahui, rencanan pembebasan lahan ini nantinya akan ditangani oleh Pemkot Samarinda, tepatnya di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda melalui bidang pertenahan. Hal inipun mendapat perhatian tersendiri dari Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting.

Politikus Demokrat ini mengingatkan, kejadian ini seharusnya menjadi warning bagi pemerintah, agar tidak mengabaikan hak masyarakat. Terlebih mereka yang memiliki alas hak resmi atas jalan tersebut.

“Jangan serta merta, pemerintah ini semena mena, kalau misalnya belum dibayar ya di bayar dulu,” tegas Joni.

Baca juga:  APBD Perubahan 2022 Prioritaskan Alokasi Anggaran untuk Pencegahan Stunting hingga Pro-Bebaya

Tak heran dia pun mendukung penuh aksi dari masyarakat itu, sekalipun bukan bagian dari daerah pemilihannya. Namun, sebagai bagian dari Komisi I yang membidangi urusan aturan dan perizinan, tentunya dia paham betul apa yang saat ini dirasakan masyarakat.

“Haknya masyarakat itu belum dipenuhi, ya wajar mereka berbuat begitu. Kalau saya pun akan marah kalau seperti itu, kan wajar kalau orang punya hak, tapi belum dibayar sampai saat sekarang,” jelasnya.

Baca juga:  1.531 Pelamar PPPK Guru Lolos Administrasi, Kadisdik Samarinda Harap Waktu Mengabdi Dipertimbangkan

Dia mengaku, aturan memang harus dipatuhi, dalam hal ini Pemkot Samarinda bertugas untuk membebaskan lahan. Sedangkan dari Pemprov Kaltim yang membangun jalan itu pada 2013.

“Kami harap perihal penutupan jalan itu jangan terluang, kita belajar lah untuk mematuhi itu mulai. Tapi jangan seakan akan kita ini sebagai otoriter menjalankan pemerintahan, karena ada haknya masyarakat yang harus dituntaskan dulu,” demikian Joni.

[PAS | NON | ADV DPRD SAMARINDA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker