Kaltim

Sejumlah Negara Berbondong-bondong Sambangi Kaltim, Ingin Jalin Kerja Sama Investasi

Yasmin Medina Anggia Putri — Kaltim Today 30 Mei 2023 17:58
Sejumlah Negara Berbondong-bondong Sambangi Kaltim, Ingin Jalin Kerja Sama Investasi
Sekda Kaltim, Sri Wahyuni. (Yasmin/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Tiap tahunnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni mengakui Kaltim acap kali kedatangan tamu dari negara-negara asing. Belum lama ini, misalnya, Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman juga datang berkunjung. 

Dia tak memungkiri, hadirnya IKN Nusantara jadi salah satu pemicu banyaknya negara-negara asing makin banyak menyambangi Kaltim. Sehingga, pemerintah saat ini sedang berupaya bagaimana agar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara banyak mendapat investor dari berbagai pihak. 

"Semua kedutaan sedang menggelar investasi itu. Kedutaan Australia di Canberra sedang menggelar roadshow forum bisnis investasi. Tapi, IKN ada mitra daerah penyangga terdekat, yakni Kaltim," ungkap Sri Wahyuni, Selasa (30/5/2023). 

Dari situ, ujar Sri, sejumlah negara akhirnya mendapatkan gambaran mengenai IKN Nusantara dengan melihat kondisi wilayah di Kaltim. Walhasil, potensi di sekitar kawasan IKN juga diperhitungkan oleh negara-negara tersebut. 

"Besok (31 Mei), itu Dubes Singapura juga membawa 100 orang yang potensial jadi investor ke IKN. Nah nanti, awal Juni RI 1 (Presiden Jokowi) juga akan bertemu ke sana," sambungnya. 

Informasinya, Kedubes Inggris juga akan datang ke Kaltim dalam rangka melihat potensi investasi. Bahkan, beberapa waktu lalu Pemprov Kaltim juga menerima kunjungan dari Pemerintah Finlandia. 

"Yang dari Finlandia itu satu dari investor dan satu dari pendidikan. Pemerintah Finlandia yang membahas pendidikan itu mau menjalin kerja sama dengan Politeknik Negeri (Polnes) Samarinda," tambah Sri Wahyuni. 

Sejauh ini, Sri Wahyuni mengakui Pemprov Kaltim terus berupaya untuk mempromosikan peluang dan potensi investasi di daerah. Tujuan utamanya untuk memancing minat para investor asing. 

"Bahkan kemarin saya dapat WhatsApp, mereka minta izin video yang direkam saat pemprov memaparkan soal investasi, itu mau disebarluaskan ke anggota-anggota lain yang tidak hadir di tempat itu," tandasnya.

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya