DPRD SAMARINDA
Soroti Rekrutmen Kerja, Anggota DPRD Samarinda Sebut Banyak SDM Kompeten Belum Dapat Ruang Layak
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, menyoroti masih minimnya ruang bagi sumber daya manusia (SDM) kompeten untuk memperoleh pekerjaan maupun posisi strategis yang sesuai kemampuan mereka.
Menurut Anhar, masih banyak masyarakat yang memiliki kemampuan dan etos kerja baik, namun belum mendapatkan kesempatan kerja yang layak karena berbagai faktor di luar kompetensi.
“Sebenarnya banyak saudara-saudara kita yang pintar dan rajin, hanya mungkin tidak beruntung mendapatkan pekerjaan yang memadai,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan ketimpangan dan rasa ketidakadilan, terutama ketika peluang kerja maupun jabatan tidak sepenuhnya ditentukan berdasarkan kemampuan dan profesionalisme.
Oleh sebab itu, Anhar mendorong agar sistem rekrutmen dan penempatan jabatan, baik di lingkungan pemerintahan maupun sektor lain, lebih mengedepankan kompetensi dan kualitas individu.
“Kalau seleksi benar-benar berdasarkan kemampuan dan kompetensi, tentu hasilnya akan berbeda,” katanya.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya menciptakan budaya kerja yang kompetitif agar ruang bagi tenaga kerja produktif semakin terbuka.
Menurutnya, sistem kerja berbasis evaluasi kinerja dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus memberi kesempatan lebih besar kepada SDM yang memiliki kemampuan.
Anhar menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal proyek fisik, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menghadirkan kesempatan yang adil bagi masyarakat untuk berkembang melalui dunia kerja.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Resmi Dibentuk, Koalisi Keberlanjutan Media Siapkan Enam Peta Jalan Industri Pers
- Samarinda Resmi Tinggalkan Sistem Open Dumping, TPA Sambutan Terapkan Sanitary Landfill
- KTP2JB dan KPPU Gandengan Tangan Awasi Kepatuhan Perusahaan Platform Digital
- Sidang Penikaman Otto Iskandardinata Ungkap Kesaksian Terdakwa Soal Identitas Saksi Solihin Anggota TNI
- Terdakwa Ungkap Fakta Baru dalam Persidangan Penusukan, Mulai dari Kontak Fisik Saksi hingga Pembiaran Membawa Sajam









