Daerah
Sosialisasi Penertiban Kawasan Hutan, Sejumlah Aktivitas Tambang dan Perkebunan di Kukar Sudah Ditindak
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) lakukan sosialisasi dan rapat koordinasi lintas instansi di ruang eksekutif kantor Bupati Kukar, Selasa (14/4/2026).
Agenda ini merupakan keduanya kalinya digelar. Tak hanya lintas instansi, sosialisasi juga bakal menyasar masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Tim Kelompok Kerja Keamanan dan Ketertiban (Pokja Kamtib) Satgas PKH, Kombes Pol M Dharma Nugraha mengatakan, kehadiran Satgas untuk melakukan penertiban di kawasan hutan yang dilakukan oleh beberapa perusahaan. Sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 5 Tahun 2025.
“Tetapi bukan berarti kegiatan perkebunan itu pasti salah, pertambangan pasti salah, tetapi kita secara spesifik menentukan kawasan-kawasan yang memang belum diberikan izin, tapi ada kegiatan pembukaan,” kata Dharma.
Ia menambahkan, setiap provinsi Satgas PKH memiliki lima tim yakni Pokja Kamtib, Pokja Gakkum, Pokja Identifikasi, Pokja Pengaman Aset, serta Pokja sosialisasi dan edukasi. Untuk penertiban tak hanya bagi perusahaan, namun juga aktivitas perkebunan dan tambang yang dikelola warga tanpa izin.
Sejauh ini, ada 8 tambang batu bara dan beberapa perkebunan di Kukar yang telah tindak. Jumlahnya akan bertambah, karena masih menunggu hasil tim Inventarisasi dan Identifikasi Satgas PKH Pusat.
“Penertiban tersebar di beberapa kecamatan. Hari ini ada di tiga kecamatan, di Loa Kulu, Loa Janan, dan Kembang Janggut,” tutur Dharma.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono menambahkan, pemerintah daerah menyambut baik, dan memberikan informasi rona awal permasalahan di bidang pertambangan dan perkebunan.
Hasil pertemuan, lanjut Sunggono, akan disampaikan kepada Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, untuk memastikan eks lahan pasca tambang dan perkebunan yang mengalami pengurangan luasan dapat menjadi aset pemerintah daerah.
“Sehingga lahan-lahan itu sepanjang masih produktif dan bisa kita usahakan, kita manfaatkan. Mudah-mudahan bisa menjadi lahan aset pemerintah daerah yang bernilai produktif di masa depan,” tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- Lingkungan Terjaga, Pekerja Terlindungi, Pesan Bupati Kukar di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang
- Produksi Batu Bara Dibatasi Pusat, Pemkab Kukar Siapkan Skema Antisipasi PHK Massal
- Tambang Mulai Lesu, Pemkab Berau Targetkan Kemandirian Fiskal Lewat Sumber PAD Lain
- Vonis Bebas Misran Toni Jadi Titik Balik Kasus Pembunuhan di Muara Kate









