Samarinda

Syaharie Jaang Kembali Tinjau Korban Banjir Hingga Posko dan Dapur Umum

Kaltimtoday.co, Samarinda – Musibah banjir tengah dialami oleh warga Samarinda selama lima hari terakhir.  Oleh karena itu, Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang kembali meninjau posko banjir dan dapur umum, tepatnya di SMP Negeri 29 Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (26/5/2020).

“banjir tahun ini memang kita hadapi musibah yang bersamaan dengan wabah Covid 19, kemudian daya beli masyarakat serta ekonomi lumpuh bahkan semakin banyak PHK diberbagai perusahaan termasuk Samarinda, hal ini ditambah lagi dengan musibah banjir ini, maka perlu penanganan semua pihak”, ungkap Syaharie Jaang.

Baca juga:  Kronologi Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam Akibat Bermain Banjir di Betapus Samarinda

Syaharie Jaang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Sugeng Chaeruddin, Asisten I Tejo Sutarnoto, Dandim 0901 Samarinda Tomi Kaloko Utomo, Kapolresta Samarinda Arief Budiman, Kasatpol PP Samarinda Darham, Camat Samarinda Utara Samsu Alam, Kapolsek Sungai Pinang Ramadaniel, dan lurah-lurah di Sempaja Utara.

Syaharie Jaang beserta jajarannya mengunjungi korban banjir menggunakan perahu

Jaang menyampaikan terima kasih kepada Danrem 091, Kapolres Samarinda Dandim 0901 Samarinda yang beberapa hari terakhir sudah berada di lapangan dan sudah banyak membantu dalam musibah banjir yang ada di Samarinda. Terutama dalam membuat Posko Dapur Umum di antaranya ada di Bengkuring (SMP Negeri 29) yang diprakarsai oleh jajaran Kodim 0901 Samarinda dan bekerjasama dengan Kelurahan, LSM dan masyarakat sekitar yang akan melayani masyarakat yang berada di Kelurahan Sempaja Selatan, Sempaja Utara dan Sempaja Timur.

Dapur umum yang berada di lingkungan Puskesmas Sempaja dan Kantor Unit Pemadam Kebakaran Samarinda bekerja sama dengan Polres Samarinda, Pemadam Kebakaran, ITC Samarinda, serta LSM yang melayani di seputaran Jalan PM. Noor, Prum Griya Mukti, dan juga ada posko-posko yang berada di Jalan dr. Soetomo, Jalan DI. Panjaitan yang akan memberikan pelayanan yang sama kepada masyarakat yang terkena musibah banjir.

Selain mendistribusikan makanan yang sudah jadi (masak), Jaang juga mengimbau kepada semua pihak, pengusaha, LSM, Perusda-Perusda termasuk di lingkungan Pemkot Samarinda dapat membantu warga terdampak banjir.

Jaang mengatakan, banjir tahun ini sangatlah berbeda yaitu yang bersamaan dengan adanya musibah pandemi global Covid-19 termasuk di Samarinda. Diakui Jaang bahwa, daya beli sudah berkurang, ada yang sudah tidak bekerja sama sekali (PHK) ada yang penghasilannya berkurang dan ditambah lagi dengan adanya musibah banjir ini.

Baca juga:  Presiden Jokowi Kerahkan Tentara untuk Atur Warga Hidup Normal Baru di Tengah Wabah Covid-19

“Dengan adanya musibah banjir ini kita meminta ridho dan keberkahan kepada Allah, semoga dengan banjir ini dapat membersihkan wilayah Samarinda dari virus Corona dan mudah-mudahan dalam 1 hingga 2 minggu kedepan wabah ini hilang dari Samarinda, sehingga kondisi ekonomi dan kondisi sosial dapat menggairahkan kembali agar kita bisa bekerja dengan normal seperti biasa,” harapnya.

Kepada yang bermain di media sosial (medsos), Jaang berpesan agar dapat memberikan berita-berita yang bermanfaat kepada masyarakat.

“Jangan memberikan informasi yang tidak benar (hoax),” pungkasnya.

[SDH | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker