HeadlineSamarinda

Tingkatkan Infrastruktur SD dan SMP, Disdikbud Samarinda Alokasikan Anggaran hingga Rp 12 Miliar 

Kaltimtoday.co, Samarinda – Demi menunjang kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah, dukungan infrastruktur harus memadai. Sayangnya di Samarinda, masih ada beberapa sekolah yang infrastrukturnya memprihatinkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan tahun ini, pihaknya menyiapkan alokasi anggaran hingga Rp 12 miliar khusus untuk perbaikan infrastruktur sekolah. Salah satunya adalah SD Negeri 007 di Sungai Pinang. 

Baca juga:  DPMPTSP Kaltim Hadiri Penandatanganan Komitmen Bersama Pengelolaan Pengaduan Melalui SP4N-LAPOR!

“SD Negeri 007 Sungai Pinang itu akan direvitalisasi bagian aulanya. Sekolah itu akan menjadi sekolah pusat budaya lokal,” ungkap Asli Nuryadin.

Kendati demikian, sejumlah sekolah lain juga akan meneruskan pembangunan yang pengerjaannya dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda. Tercatat ada 5 sekolah yakni SMP 40, SMP 45, SMP 46, SMP 47, dan SMP 48. 

“Di Samarinda ada 48 SMP dan 163 SD. Perbaikan bertahap. Ada yang pagarnya sudah bagus tapi pavingnya belum. Ada pagar dan paving sudah bagus, mungkin toiletnya yang belum. Jadi, semua sekolah butuh peningkatan infrastruktur,” lanjut Asli. 

Baca juga:  Bawaslu Samarinda Hentikan Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye Andi Harun

Pihaknya juga berusaha untuk melanjutkan peningkatan infrastruktur sekolah melalui usulan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim, maupun dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Sebab dana dari pemkot terbatas. Masih harus berbagi dengan berbagai sektor lain yang juga prioritas. 

“Kami berharap Bankeu dan DAK. Rata-rata kerusakan yang terjadi di sekolah adalah ruang kelas dan furnitur. Tapi sekolah di Samarinda ini sekitar 50 persen tidak ada pagar. Paving juga penting supaya kalau hujan, halaman tidak becek,” tambahnya.

Baca juga:  KPU Samarinda Gelar Bimtek Teknis Pemungutan Suara hingga Penggunaan Sirekap

Pihaknya juga tengah mempersiapkan dana pendamping yang berasal dari APBD Samarinda 2022 sekitar Rp 1,8 miliar. Dana tersebut akan dianggarkan untuk 18 sekolah dan biaya peningkatan infrastrukturnya memakan biaya hingga Rp 1 miliar. Untuk detail engineering design (DED)-nya sedang disusun. Agar pengerjaan fisik bisa segera dilakukan. 

“Target penyelesaiannya, saya kira dalam setahun sudah selesai,” pungkas Asli. 

[YMD | TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker