HeadlineKaltim
Trending

Tingkatkan Kualitas SDM Kaltim, Isran-Hadi Luncurkan Program Digitalisasi Pendidikan dan Distance Learning

Wagub Berikan Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan untuk 13.332 Pelajar dan Mahasiswa

Kaltimtoday.co, Samarinda – Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Isran Noor dan Hadi Mulyadi menunaikan janji kampanyenya saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, dengan meluncurkan Program Digitalisasi Pendidikan.

Program tersebut diluncurkan sebagai salah satu dari program visi dan misi Isran-Hadi untuk mewujudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Senin (25/11/2019), Wagub Kaltim Hadi Mulyadi meluncurkan Program Digitaliasi Pendidikan dan Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, di Plenary Hall Sempaja. Wagub memberikan secara simbolis bantuan berupa satu laptop untuk guru dan satu smartphone android untuk siswa. Di mana bantuan itu ditarget dapat terealisasi 100 persen hingga 2024.

Baca juga:  Ekonomi Kaltim Terus Membaik, Kuartal Ketiga Sudah Tembus 6,89 Persen

Hadi Mulyadi mengatakan, program dan bantuan tersebut diluncurkan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Bumi Etam.

“Kami ingin pendidikan di Kaltim mampu mencetak manusia-manusia unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri yang berkembang pesat saat ini,” ujar Hadi Mulyadi kepada awak media.

Mantan anggota DPR RI itu menyebut, program digitaliasi pendidikan merupakan agenda prioritas Pemprov Kaltim. Diberikan bukan hanya kepada siswa, tapi juga kepada guru di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.

Selanjutnya, diharapkan Hadi, guru dapat terus mengembangkan metode pembelajaran dalam kurikulum yang sudah disiapkan. Selain itu, terus memberikan motivasi bagi siswa agar ketika lulus bisa memiliki semangat kerja tinggi dan juga bisa berinovasi untuk kemajuan bangsa dan negaranya.

Baca juga:  Setelah Perbaikan, Bandara APT Pranoto akan Diupgrade Besar-Besaran

“Siswa-siswi di Kaltim harus terus didorong untuk punya semangat juang tinggi. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern saat ini, tantangan mereka semakin berat,” harapnya.

Hadi juga menyampaikan, jika kedepannya digitalisasi pendidikan yang dilakukan Pemprov Kaltim tidak hanya menyentuh dunia pendidikan saja, tapi juga akan merambah seluruh lini di pemerintahan.

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi memberikan bantuan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Untuk saat ini kita masih fokus di bidang pendidikan, khususnya sekolah jenjang SMA/SMK,” tuturnya.

Selain meluncurkan program terbaru, Isran-Hadi juga menyalurkan Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan untuk 13.332 orang dengan nilai sebesar Rp 149,93 miliar.

Baca juga:  Proyek Tol Balsam Sisa 2,2 Kilometer, Isran: Pasti Selesai Desember

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kaltim Anwar Sanusi menjelaskan program digitalisisi pendidikan bertujuan untuk membangun kualitas ditingkatan belajar mengajar berbasis tekhnologi. Program ini diharapkannya bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim agar terus merangkak naik, menjadi nomor satu di tingkat nasional dan pelajar Kaltim dapat meraih prestasi tinggi di level nasional bahkan internasional.

“Kami ingin siswa dan guru tidak lagi kesulitan untuk memperbaharui informasi khususnya untuk kebutuhan belajar dan mengajar,” terang Anwar Sanusi.

Disebutkannya, guru memiliki peran penting untuk menentukan kualitas siswa sebagai penerus bangsa. Dengan julukan agent of change, otomatis guru merupakan penentu masa depan bangsa nantinya.

“Harapannya untuk guru-guru mampu membuat pembelajaran atau kurikulim dengan akses digital yang nanti disediakan,” tambahnya.

Masterplan Digitalisasi Pendidikan Kaltim yang resmi diluncurkan meliputi tiga pondasi utama. Pertama, infrastruktur. Disdikbud Kaltim akan menyediakan jaringan fiber optic dan bandwidth untuk akses internet di sekolah. Kedua, fasilitas. Disdikbud Kaltim akan menyediakan dan membagikan sejumlah laptop serta komputer di sekolah. Ketiga, sistem. Disdikbud Kaltimmembuat sebuah aplikasi berbasis digital dan pengembangan praktik Long Distance Learning.

Baca juga:  Jembatan Mahakam Ditabrak Lagi, Wagub: KSOP Jangan Cuma Ambil Pungutan

Sebagai permulaan, Pemprov Kaltim memberikan bantuan secara simbolis berupa perangkat komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa sekolah. Yakni SMAN 1 Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). SMKN 3 Sendawar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). SMAN 5 Kabupaten Berau, dan SMAN 16 Samarinda.

“Kami berharap semua program ini bisa berjalan sesuai yang kami harapkan. Setelah pemberian secara simbolis ini, penyalurkan akan diberikan secara bertahap ke seluruh sekolah di kabupaten/kota se-Kaltim,” pungkasnya.

 

Guru Janji Terus Berinovasi

Kepada awak media, Guru SMA Widya Praja Samarinda, Adolfina Salenda mengapresiasi terobosan Gubernur dan Wagub Kaltim Isran Hadi untuk melakukan digitalisasi pendidikan. Dia menyebut, langkah tersebut sangat membantu guru maupun siswa dalam proses belajar mengajar. Pasalnya selama ini guru sangat sulit untuk mengakses materi pembelajaran baru. Dengan adanya program teranyar ini, guru dan siswa akan lebih dimudahkan.

Baca juga:  CISC Kaltim Gelar Talk Show Support Penderita Kanker

“Selama ini kesulitan mengakses materi itu jadi problem di pendidikan.” ungkapnya.

Lebih sulit lagi, lanjut dia, sekolah yang berada di tempat terpencil. Adanya metode digitalisasi akan benar-benar membuat pembelajaran jadi lebih mudah bahkan merata di seluruh penjuru Kaltim.

“Sebagai guru kami jadi tertantang untuk berinovasi agar cara mengajar dengan memanfaatkan tekhnologi  dapat terlaksana secara maksimal, tutupnya.

[JRO | TOS | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close