Kutim

Vaksinasi Anak Usia 6-12 Tahun di Kutim, Pulang Bawa Minyak Goreng

Kaltimtoday.co, Sangatta – Ada berbagai cara dilakukan agar menarik minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi salah satunya untuk pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-12 tahun. 

Vaksinasi kali ini dikhususkan untuk anak usia 6- 12 tahun dikarenakan saat ini persentase vaksin kepada anak-anak di Kutim masih rendah. Pelayanan vaksinasi dipusatkan di BPU Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (15/3/2022).

Baca juga:  Tak Ada Tebang Pilih, DPRD Kutim Dukung PPKM Darurat untuk Tekan Corona

Orang tua dari siswa pun sangat antusias mengantarkan anaknya untuk mengikuti vaksinasi apalagi mereka bisa membawa pulang dua liter minyak goreng (migor) yang belakangan ini kerap sulit didapatkan di pasaran.

Pantauan di Lapangan sejak pukul 07.30 Wita warga mulai berdatangan ke BPU Sangatta Utara mengantarkan anaknya untuk mengikuti vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi itu juga dipantau oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, dan pejabat Dinas Kesehatan Kutim.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyebutkan pembagian minyak goreng gratis sengaja dilakukan untuk mendorong minat anak-anak mengikuti vaksinasi Covid-19. Mengapa? Sebab, Persentase vaksin kepada anak-anak di Kutim masih rendah. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah.

Baca juga:  Bupati Kutim Ardiansyah Ajak Masyarakat Bersatu

Salah satunya seperti pemberian minyak goreng gratis ini. Sekaligus membantu mendistribusikan bantuan minyak goreng kepada masyarakat. Apalagi sekarang minyak goreng menjadi bahan pokok yang masih sulit didapat.

“Semoga dengan kegiatan vaksinasi yang dikemas menarik seperti ini dapat meningkatkan persentase vaksinasi di Kutim secara umum. pastinya pembagian minyak goreng gratis hanya sebatas dorongan saja,” jelas orang nomor satu di antara itu.

Sementara, salah satu orang tua peserta vaksinasi Grace, mengaku senang mengikuti vaksinasi hari ini. Dia datang bersama tiga orang anaknya yang masih kecil. Satu orang anaknya mengikuti vaksin.

Baca juga:  Fakta Meninggalnya Bayi Ervina di Makassar Akibat Tak Mampu Bayar Biaya Tes Corona

Dia mengaku mengantarkan anaknya untuk mengikuti vaksin tersebut atas kemauan anaknya sendiri karena ingin sehat dan terhindari dari risiko terpapar Covid-19.

“Kami sebagai orang tua sangat mendukung adanya vaksinasi ke anak-anak agar anak-anak segera PTM lagi,” harapnya.

Dirinya juga mengaku teramat senang karena bisa pulang membawa minyak goreng.

“Dapat dua liter minyak goreng kemasan. Sangat bermanfaat,” tutupnya. 

[EL | NON]

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker