Samarinda

Atasi Kemacetan Jalan Sungai Dama, Nursobah Usulkan Bangun Jalan Alternatif Baru

Kaltimtoday.co, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024, Nursobah mewakili masyarakat dapil 1 yang meliputi, Samarinda Ilir, Kota dan Sambutan. Dia mengatakan, akan memperjuangkan aspirasi masyarakat berupa penerangan jalan, infrastruktur jalan dan penanganan banjir.

“Lampu jalan di daerah dapil saya masih kurang memadai, seperti sekitaran arah ke Jembatan Mahakota 2, kurang lebih 10 km belum ada penerangan jalan,” ungkap Nursobah di ruang komisi I gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Selasa (12/11/2019).

Baca juga:  Diduga Langgar RTRW, Komisi III Sidak ke Hotel Mercure dan Ibis

Politisi dari fraksi PKS ini menyebutkan bahwa, Jalan Sungai Dama juga menjadi perhatiannya. Dia mengusulkan, dari Jembatan 2 sampai ke jalan Sultan Alimuddin hingga ke Sultan Sulaiman dibangun jalan alternatif dari Jalan Damai dibuat tembus hingga ke Sultan Sulaiman atau jalan lainnya yaitu Otista menuju ke Jalan Sultan Alimuddin, Jalan dari Sultan Alimuddin sudah ada namun belum dicor dan diperlebar.

“Kalau anggaran belum mencukupi maka tertibkan dulu pedagang yang berjualan di trotoar hingga ke badan jalan itu. Setidaknya bisa mengurai kemacetan,” ungkapnya.

Baca juga:  Langgar Sempadan Garis Jalan, Hotel Zoom Disidak DPRD Samarinda

Nursobah mengatakan, untuk mengatasi persoalan banjir yang menjadi momok di masyarakat, maka  daerah hulu seperti Sungai Karang Mumus perlu diperbaiki. Kemudian melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemkot Samarinda juga turut andil dalam memberikan teladan yang baik kepada masyarakat.

“Saya kira dengan dilakukannya pembersihan parit-parit di daerah Sempaja, merupakan salah satu langkah untuk mengatasi banjir dan memperlancar arus air,” tutup Nursobah

[SDH | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close