Samarinda

Banjir Jadi Persoalan Serius, Arbain Upayakan Pembangunan Infrastruktur Folder

Kaltimtoday.co, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024 Arbain, yang menjadi wakil rakyat dari dapil 5 meliputi Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Dia berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang bertujuan mengatasi banjir.

Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan, Samarinda Utara merupakan daerah yang kerap dilanda banjir. Oleh karena itu, dia akan mengupayakan pembangunan infrastruktur sebagai penunjang mengatasi masalah banjir.

Baca juga:  Ahmat Sopian Noor Tekankan Pentingnya Meminimalisir Banjir dan Optimalisasi Spiritual

“Sebelum saya menjadi anggota DPRD, satu hal yang menjadi visi misi saya, yaitu mengatasi banjir dengan membangun drainase dan folder air,” sebut Arbain.

Arbain yang juga anggota komisi II itu mengatakan, karena Samarinda merupakan ibu kota Kalimantan Timur, tentu lingkungannya harus dijaga bersama, tidak mencemarinya, sehingga menjadi kota yang bersih dan aman dari banjir. Sudah seharusnya Samarinda dikenal sebagai ibu kota provinsi Kaltim, karena selama ini orang-orang lebih mengenal Balikpapan.

“Selain itu juga, Samarinda mempunyai banyak tempat yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi tempat pariwisata. Ini juga bertujuan untuk mengenalkan kepada daerah lain bahwa Samarinda juga memiliki pariwisata yang bagus,” ungkap Arbain.

Arbain menuturkan, agar Samarinda aman dari segala persoalan banjir, maka dia berharap sinergitas antara masyarakat, pemkot dan DPRD Samarinda terkait pokok-pokok pikiran (pokir) yang nantinya dituangkan ke dalam program pembangunan baik jangka menegah maupun panjang. Penyatuan itu kiranya tidak bertentangan dengan harapan dan keinginan masyarakat agar bermanfaat bagi semua orang.

Baca juga:  Ibu Kota Baru: Diawali Jalan, Berarsitektur Nasional dan Bebas Banjir

Selain itu, Arbain juga mengatakan bahwa, Samarinda ini perlu dikembangan baik dari sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya.

“Samarinda ini memiliki kualitas pendidikan yang baik. Oleh karena itu, potensi tersebut bisa disalurkan untuk mengembangkan dan mengelola budaya lokal menjadi pariwisata,” pungkasnya.

[SDH | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close