Kukar

“Best” Aksi Perubahan Disketapang Kukar, Fasilitasi Pelaku Usaha Pangan Segar Asal Tumbuhan 

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kutai Kartanegara (Kukar) launching aksi perubahan yakni Bermitra Etam Sejahtera dan Tangguh (Best) pada Kamis (4/11/2021).

Program ini dilakukan Kepala Bidang Keamanan Pangan, Disketapang Kukar, Muhammad Syafi’i dalam melaksanakan tugas akhir. Dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator wajib menyusun aksi perubahan atau inovasi.

Baca juga:  Berhasil Perkuat Ketahanan Pangan, Pangdam VI/Mulawarman Apresiasi Prestasi Kodim 0906/KKR 

Syafii mengatakan, Best dalam bahasa Inggris artinya adalah terbaik, jadi filosofinya melakukan sesuatu yang terbaik sehingga inovasi dalam rangka memfasilitasi para pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan.

Hari ini, pihaknya melakukan fasilitas dan kesepakatan atau MoU antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama Desa Loh Sumber dengan pelaku usaha padi sawah Beringin Jaya, Kelurahan Bukit Biru. 

Kepala Bidang Keamanan Pangan, Disketapang Kukar Muhammad Syafii (kiri) bersama Kades Loh Sumber Sukirno (kanan). (Supri/Kaltimtoday.co).

“Kami harapkan dengan adanya MOU ini ada kerja sama hasil petani padi sawah bisa ditampung BUMDes Sumber Purnama. Kami harapkan kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak,” kata Syafii.

Adanya kerjasama lanjut dia, petani tidak ada kesulitan dalam memasarkan hasil panennya. Dari sisi harganya pun mendapatkan keuntungan maupun Bumdesnya juga seperti itu. Pada akhirnya pendapatan para petani meningkat, karena itulah yang diinginkan dengan inovasi Best ini.

Baca juga:  Sebelum Memulai Kampanye, Edi-Rendi Sowan ke Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura

Ada dua manfaat yang didapatkan yakni eksternal dan internal. Untuk Internal dari kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menaikkan kinerja dalam mencapai target yang ditetapkan. Sedangkan eksternal dapat meningkatkan penambahan dan kesejahteraan petani melalui kerjasama melalui pelaku usaha pangan wilayah Kukar.

“Kedepan kami akan terus memfasilitasi pelaku-pelaku usaha pangan lainnya untuk terus bermitra kami kembangkan. Artinya tidak berhenti disini dan terus mendorong termasuk untuk bermitra dengan BUMDes. Saya yakin memerlukan pasokan padi yg cukup banyak,” jelasnya.

Ditambahkan Syafii, pangan segar asal tumbuhan bukan hanya komoditas padi sawah tapi juga pisang, singkong, berbagai jenis sayuran maupun yang lainnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kinerja Pemdes, Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Aparatur Desa

Sementara itu, Kepala Desa Loh Sumber Sukirno sangat mengapresiasi dan terima kasih karena suatu bentuk penghargaan dan kehormatan kepada pemerintah desa dan BUMDes Sumber Purnama.

Disampaikan Kepala Bidang tadi ucap Sukirno, bagaimana kedepan petani bisa menjadi lebih baik. Saat ini banyak kendala yang dialami petani seperti kecilnya bantuan pupuk, tapi melalui kemitraan kedepan mudah-mudahan masalah yang ada bisa teratasi.

“Dari komitmen yang kami sampaikan, melalui program BUMDes Sumber Purnama yakni Agrosolusi. Para petani yang kerjasama otomatis mulai proses olahan sampai pasca panen dan penjualan itu semua dibiayai BUMDes. Jadi tidak ada kekhawatiran lagi untuk petani,” tutupnya.

[SUP | NON | ADV PROKOM KUKAR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker