DPRD BERAU

Cegah Potensi Kakam Tersandung Kasus, DPRD Berau Ingatkan Hati-Hati Kelola ADK

Kaltim Today
08 Juli 2026 08:06
Cegah Potensi Kakam Tersandung Kasus, DPRD Berau Ingatkan Hati-Hati Kelola ADK
Suasana Kampung Tumbit Dayak, Sambaliung. (Miko/Kaltitmoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menyoroti memberi peringatan kepada kepada kepala kampung yang dalam kurun waktu belakangan baru dilantik sebagai pengganti antar waktu (PAW) untuk dapat menjalankan amanah dengan baik.

Salah satu yang menurutnya penting, selain menjaga relasi sesama lembaga kampung dan masyarakat, tak kalah utama juga berkaitan dengan kewaspadaan mengenai pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK).

Peringatan tersebut diakuinya untuk mencegah agar tidak ada lagi kepala kampung yang terjerat hukum hanya karena tidak dapat melakukan pertanggungjawaban dana kampung secara baik dan benar.

“Memang pengawasan terhadap ADK ini harus diperkuat agar pembangunan di kampung dapat berjalan sesuai kebutuhan warga,” jelasnya.

Belum lagi, politisi NasDem itu mengakui, kalau ADK tahun 2026 ini sebagian besar akan diproyeksikan untuk mendukung program pemerintah pusat. Maka, berbagai bentuk pembangunan baginya harus ada yang diprioritaskan. Sehingga tidak menghambat jalannya pembangunan, meskipun belum begitu maksimal.

“Tahun ini, kita ketahui bersama, jika alokasi untuk kampung itu sebagian besar akan dikucurkan buat pembangunan koperasi desa merah-putih maka pembangunan pastinya akan tidak maksimal,” katanya.

Kondisi itu, menurutnya, perlu adanya kehatian-hatian dalam hal pengelolaan. Karena bagi Dedy, pengelolaan yang baik tak hanya dari seberapa besar anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan. Melainkan pula, memastikan seluruh program dan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum.

Untuk itu, dirinya berharap pengelolaan ADK ke depan semakin tertib dan profesional sehingga dana yang digelontorkan pemerintah benar-benar mampu menjadi penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung.

“Kami mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan kampung yang bersih,” harapnya.

[MGN | ADV DPRD BERAU]   



Berita Lainnya