Internasional

Dampak Boikot atas Sikap Pro-Israel, Starbucks Rugi Rp171 Triliun

Suara Network — Kaltim Today 11 Desember 2023 10:29
Dampak Boikot atas Sikap Pro-Israel, Starbucks Rugi Rp171 Triliun
Ilustrasi. (Pexels)

Kaltimtoday.co - Starbucks Corporation menghadapi dampak finansial yang signifikan akibat aksi boikot bela Palestina. Perusahaan yang berbasis di Seattle ini mengalami penurunan nilai saham secara drastis, akibat dukungan mereka terhadap Israel dan sikap pro-Israel perusahaan.

Dilaporkan bahwa sejak pertengahan November 2023, nilai saham Starbucks mengalami penurunan hingga 8,96%, dengan kerugian mencapai US$11 miliar (sekitar Rp171.3 triliun). Ini menandai kerugian terbesar bagi perusahaan sejak tahun 1992. Saat ini, harga per lembar saham Starbucks menurun menjadi sekitar US$95, turun dari nilai sebelumnya yaitu US$115.

Aksi boikot yang dipelopori oleh serikat pekerja Starbucks, Starbucks Workers United, telah berperan besar dalam penurunan tersebut. Serikat pekerja, yang terdiri dari barista, menunjukkan solidaritas mereka dengan Palestina yang sedang menghadapi konflik dengan Israel sejak Oktober 2023.

Boikot terhadap Starbucks telah lama menjadi topik hangat, terutama karena Howard Schultz, mantan CEO Starbucks, yang dikenal sebagai pendukung Israel dalam menjajah Palestina.

Dampak finansial ini tidak hanya terbatas pada nilai saham. Starbucks juga melakukan pemotongan tenaga kerja di cabang-cabang mereka di Mesir sebagai respons terhadap boikot ini.

Di samping dampak boikot, kegagalan inisiatif pemasaran Starbucks, yaitu Red Cup Day, juga berkontribusi terhadap penurunan kinerja finansial. Menurut data dari Bloomberg, acara tahunan yang biasanya populer ini mengalami penurunan partisipasi di tahun 2023. Hal ini dikaitkan dengan mogok kerja karyawan yang mengganggu operasional di lebih dari 200 lokasi di AS. Penjualan Red Cup Day turun drastis dari 81% pada tahun 2022 menjadi hanya 31,7% pada tahun ini.

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 



Berita Lainnya